Usai Di Pecat , Seorang SPPG Di Purbalingga Permohonan Maaf Ke Medsos


Purbalingga – Usai viral hingga dipecat, karyawan SPPG yang sindir penerima manfaat MBG sebagai rakyat jelata yang kurang bersyukur memberikan klarifikasi sebagai berikut:

“Assalamualaikum warakhmatullah wabarokatuh, saya atas nama Dyah Fatmi Asih secara pribadi dengan ini menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh penerima manfaat MBG dan masyarakat luas atas pernyataan saya yang menyebut penerima manfaat sebagai rakyat jelata.

Saya menyadari bahwa ucapan tersebut tidak pantas, menyinggung perasaan, dan merupakan kesalahan pribadi saya.

Untuk itu saya memohon maaf dengan setulus hati kepada semua pihak yang merasa tersakiti atas perkataan saya tersebut.

Saya ingin menegaskan bahwa pernyataan tersebut merupakan murni kesalahan pribadi saya dan tidak ada hubungannya dengan dapur MBG maupun pihak pengelola program MBG.

Saya bertanggung jawab penuh atas ucapan saya tanpa melibatkan atau mewakili pihak mana pun.

Kejadian ini menjadi pembelajaran besar bagi saya untuk lebih berhati-hati dalam bertutur kata, menjaga sikap, serta menghormati semua pihak tanpa terkecuali.

Sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya dan berkomitmen untuk memperbaiki diri ke depannya, dan saya juga siap menerima sanksi apa pun. Wassalamualaikum warakhmatullah wabarokatuh.”.(d.e.p)

scroll to top