JANGAN UCAPKAN APA PUN SAAT TERIMA TELEPON HENING

SWANARA – Pernahkah Anda menerima panggilan telepon dari nomor yang tak dikenal dan tidak ada suara siapa pun di seberang sana? Hati-hati, mungkin ini bukan sekadar gangguan jaringan. Tapi bisa jadi Anda sedang menjadi target aksi kejahatan dengan modus telepon hening.

Modus kejahatan telepon hening ini dilakukan pelaku kejahatan untuk mencuri data suara Anda. Misalnya ketika Anda mengucapkan kata “Halo” atau “Hai”, atau kalimat lainnya yang biasa Anda ucapkan ketika menerima panggilan telepon. Tanpa Anda ketahui, keheningan di ujung telepon ini memang disengaja karena pelaku sedang merekam suara Anda. Kemudian, hasil rekaman pendek itu diolah menggunakan kecerdasan buatan sehingga pelaku memiliki kemampuan untuk merangkai atau percakapan dengan menggunakan rekaman suara asli Anda.

Dalam unggahan terbaru Polda Metro Jaya pada Minggu 12 April 2026, dijelaskan suara kloningan ini bisa digunakan pelaku kejahatan untuk menipu keluarga atau teman melalui skenario darurat seperti kecelakaan, tertangkap polisi, atau permintaan dana darurat atas nama Anda.

Lantas bagaimana caranya untuk mengantisipasi modus kejahatan ini?

Anda bisa menerapkan metode penyaringan nomor telepon sehingga menolak semua panggilan dari nomor tak dikenal.

Selain itu, Anda juga sebaiknya jangan memulai pembicaraan dan biarkan penelepon yang berbicara duluan.

Hindari juga kata-kata seperti “iya” atau “halo” karena kata-kata ini sering digunakan sebagai basis kloning.

Nah, jika dalam waktu 3 sampai 5 detik tetap hening, maka sebaiknya segera matikan telepon. Anda juga menggunakan aplikasi pihak ketiga untuk mengindentifikasi nomor-nomor yang tak dikenal.

Langkah antisipasi lainnya, Anda bisa membuat kata sandi yang hanya diketahui oleh anggota keluarga Anda. Jika ada kerabat menelepon atau meminta bantuan darurat dengan suara yang mirip, mintalah kata sandi rahasia tersebut untuk verifikasi. (D.e.p)

scroll to top