Sertu Budi Babinsa Pajerukan Pengamanan Pembagian Beras Dan Minyak Goreng

IMG20260610105114_00-scaled.jpg

Banyumas – Sebanyak 1201 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Pajerukan Kecamatan Kalibagor Kabupaten Banyumas menerima bantuan pangan dari Badan Urusan Logistik (Bulog), Rabu (10/6/2026).

Penyaluran bantuan berupa 20 kg beras dan 4 Liter minyak goreng tersebut mendapat pendampingan langsung dari Babinsa Pajerukan Sertu Budi Purwono Koramil Kalibagor Kodim Banyumas, guna memastikan distribusi berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran.

Dari Pantauan Swanara Kegiatan yang dipusatkan di Balai Desa Pajerukan Kecamatan Kalibagor Kabupaten Banyumas itu berlangsung lancar dengan melibatkan unsur Kades Beserta Perangkat Desa Pajerukan, petugas Bulog, serta aparat kewilayahan.

Kehadiran Babinsa tidak hanya bertugas mengamankan jalannya kegiatan, tetapi juga membantu mengatur antrean warga dan memastikan proses penyaluran sesuai data penerima yang telah ditetapkan.

‘ bahwa keterlibatan Babinsa dalam pengawalan bantuan pangan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk dukungan TNI terhadap program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat’ Ungkapnya

Babinsa hadir untuk memastikan seluruh rangkaian penyaluran bantuan berlangsung tertib dan tepat sasaran.

Selain membantu pengamanan, Babinsa juga mendampingi warga, khususnya lansia, agar proses pengambilan bantuan berjalan lebih mudah dan nyaman.

Menurutnya, pendampingan tersebut penting untuk mencegah terjadinya kerumunan maupun kendala administratif yang dapat menghambat proses distribusi bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Program bantuan pangan Bulog ini menyasar keluarga prasejahtera yang telah terdaftar dalam basis data penerima bantuan sosial pemerintah.

Setiap KPM menerima paket bantuan berupa 20 kg beras dan 4 Liter minyak goreng sebagai upaya membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.

Pihak Desa Pajerukan Kecamatan Kalibagor Kabupaten Banyumas menerapkan sistem pembagian jadwal berdasarkan wilayah RT dan RW guna mengatur arus kedatangan warga.

Langkah tersebut terbukti efektif dalam mengurangi kepadatan antrean serta menciptakan suasana yang lebih tertib selama proses penyaluran berlangsung.

Hingga kegiatan selesai, seluruh bantuan untuk 1201 KPM berhasil disalurkan tanpa kendala berarti.

Situasi tetap aman, tertib, dan kondusif berkat sinergi antara Babinsa, perangkat kelurahan, petugas Bulog, serta masyarakat penerima manfaat.

Kehadiran Babinsa dalam setiap kegiatan sosial kemasyarakatan di wilayah binaan diharapkan terus memperkuat kedekatan TNI dengan rakyat sekaligus memastikan program-program pemerintah dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.(D.e.p)

scroll to top