Purbalingga – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Purbalingga bersama sejumlah instansi terkait melakukan survei jalur mudik Lebaran 2026, Jumat (6/3/2026).
Kegiatan ini digelar untuk memastikan kesiapan Operasi Ketupat Candi 2026, khususnya di jalur utama wilayah Kabupaten Purbalingga.
Survei dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Purbalingga, AKP Gharasa Zahra Zahirah bersama Kepala BPSPP Wilayah V Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Kabupaten Purbalingga, Balai Bina Marga Wilayah Cilacap, serta Dinas PUPR Kabupaten Purbalingga.
Kasat Lantas usai kegiatan mengatakan hari ini dilaksanakan survei terpadu jalur mudik lebaran 2026, sarana prasarana jalan dan titik rawan di Kabupaten Purbalingga. Kegiatan dilaksanakan bersama stakeholder terkait baik dari provinsi maupun kabupaten.
“Kegiatan dilaksanakan untuk memastikan situasi kamseltibcar lantas menjelang Operasi Ketupat Candi 2026 pengamanan arus mudik dan Idul Fitri 1447 Hijriah,” ucapnya.
Disampaikam bahwa selain pengecekan dilakukan juga pemasangan rambu dan tanda peringatan di sejumlah titik. Pemasangan imbauan untuk masyarakat lebih berhati-hati saat berkendara khususnya di jalur rawan kecelakaan.
“Total ada sekitar 30 imbauan dan peringatan yang akan dipasang di titik-titik jalur rawan di Kabupaten Purbalingga,” pungkasnya.
Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pengecekan kondisi jalan dan sarana prasarana di jalur utama mudik dari Simpang Sirongge hingga Jalan Raya Karangreja. Selain itu, dipasang baliho imbauan keselamatan di titik rawan kecelakaan.
Sementara itu, jadwal pemeliharaan jalan dari Balai Bina Marga Provinsi Jawa Tengah akan dilakukan tambal lubang di sejumlah ruas jalan, antara lain jalan raya obotsari – Belik (6 Maret 2026), Lingkar Barat Jalan Letnan Yusuf (9 Maret 2026), Jalan Soekarno Hatta (10 Maret 2026), Bukateja – Klampok (11–12 Maret 2026) dan Purbalingga – Bobotsari (mulai 13 Maret 2026 hingga selesai).
Sumber Humas Polres Purbalingga
Reporter D.E.P
