KEUTAMAAN BAITUL HARAM DAN HAJAR ASWAD


Oleh : Ibnu Hajar Mahbub

Di dalam Kitab _Tanbighul Ghofilin, karya Imam Al-Faqih Abu Laits As-Samarkandany_ diriwayatkan bahwa suatu saat Sahabat Ali bin Abi Thalib bertanya kepada RasuLuLLoh ﷺ : “Ya RosuluLLOH, jelaskan kepadaku tentang keutamaan BaituLLOH”

Beliau menjawab : _*”Rumah itu sengaja dibangun اَللّهُ ﷻ melalui Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail untuk menebus dosa-dosa ummatku”*_.

_*”Lalu apa keutamaan Hajar Aswad”*_?

Beliau menjawab : _*”Asalnya permata hijau, riwayat lain berwarna putih. Ketika awal turunnya batu itu bersinar seperti matahari. Tetapi kemudian berubah menjadi hitam akibat sentuhan orang-orang yang berdosa”*_.

Ketika Umar bin Khottob pertama kali diangkat sebagai Khalifah, dia berdiri di depan Hajar Aswad, katanya : _*”Engkau hanyalah batu yang tidak dapat mendatangkan manfaat ataupun bahaya. Seandainya aku tidak melihat RasuLuLLoh ﷺ mencium engkau, pasti aku tidak akan melakukannya”*_.

Mengingat sabda RasuLuLLoh ﷺ tentang keutamaan _BaituLLOH_ yang dibangun untuk menebus dosa-dosa ummat beliau, maka sangat berbahagialah orang yang dapat melaksanakan ibadah haji dan umroh.

Demikian juga jamaah haji dan umroh disunnahkan untuk mencium dan mengusap Hajar aswad. Namun jika tidak mungkin untuk mencium dan mengusap Hajar Aswad, cukup dengan melambaikan tangan saja.

والله اعلم بالصواب

Pondok Aren
Kamis, 30 April 2026
12 Dzul Qoidah 1447 H

scroll to top