Ketua TP PKK Siak Apresiasi Panen Perdana Rumah Hidroponik KWT Benteng Lestari, Tekankan Konsistensi

IMG-20260220-WA0137-scaled.jpg

Mempura – swanara.com : Ketua TP PKK Kabupaten Siak, Siti Sarifah, memberikan apresiasi atas panen perdana Kelompok Wanita Tani (KWT) Benteng Lestari. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan keluarga dan penguatan ketahanan pangan di tingkat kampung.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Benteng Hulu, Kecamatan Mempura, berhasil membudidaya tanaman hidroponik. Tentu ini turut mendukung program pemerintah ketahanan pangan Kampung,” ucap Siti Sarifah saat meninjau rumah hidroponik KWT Benteng Lestari, Kampung Benteng Hulu, Jumat (20/2/2026).

Menurutnya, rumah hidroponik ini menjadi langkah awal dan pemantik bagi ibu-ibu KWT di kampung lain untuk melakukan gerakan menanam di kampung masing-masing, untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga yang sehat dan memberi manfaat ekonomi bagi anggota dan masyarakat sekitar.

“Saya harap, kegiatan ini berkelanjutan dan konsisten. Artinya, ibu-ibu KWT harus solid, pengelolaan transparan dari awal modal hingga hasil panen. Sehingga semua anggota dan masyarakat juga merasakan dampaknya dan bisa berputar kembali untuk produksi berikutnya,” tambahnya.

Ia juga mengimbau agar ibu-ibu dapat memanfaatkan pekarangan rumahnya untuk budidaya, tidak terbatas pada hidroponik saja.

“Tidak harus hidroponik saja, tapi bisa sayur-sayuran dan tumbuhan lain yang bernilai ekonomis. Yang penting adalah niat baik untuk semangat menanam dan memenuhi kebutuhan pangan baik keluarga maupun masyarakat sekitar,” ujarnya.

Senada, Sekretaris Camat (Sekcam) Mempura, Ardi, mengapresiasi kontribusi Kampung Benteng Hulu dalam program ketahanan pangan nasional.

“Kami mengucapkan tahniah kepada Kampung Benteng Hulu yang telah menjalankan kegiatan ini. Semoga kegiatan ini menjadi percontohan bagi kampung lain dalam memperkuat ketahanan pangan dan memotivasi masyarakat untuk ikut berperan aktif,” ujarnya.

Penghulu Kampung Benteng Hulu, Sadam, memaparkan bahwa rumah hidroponik ini dikelola secara kolaboratif oleh KWT yang terdiri dari 10 anggota, termasuk kader PKK, posyandu, dan masyarakat umum, di bawah Unit Bumkam Sejahtera Kampung Benteng Hulu.

Lahan yang digunakan seluas 15×30 meter, merupakan pinjam pakai dari warga, dengan 2.500 lubang hidroponik untuk jenis sayuran kangkung, sawi, dan selada. Dana sebesar sekitar Rp 60 juta berasal dari dana desa untuk pengembangan Rumah Hidroponik tersebut.

Sadam menambahkan, pihaknya sudah mempersiapkan pengembangan ke depan, termasuk rencana menanam semangka dan jagung manis dengan menyewa lahan Pemd

“Alhamdulillah, kangkung yang kami tanam hampir habis terjual. Kami berharap kegiatan ini bisa terus memberikan manfaat bagi warga. Selain hidroponik, kami akan mengembangkan tanaman lain sesuai kebutuhan pasar dan musim tanam,” ringkas nya.

 

 

Agus zega/infotorial

scroll to top