Waspada Modus Sindikat Terlatih di Pusat Perbelanjaan , Polisi Imbau Pelaku Usaha Tingkatkan Pengawasan

Purbalingga – Sebuah unggahan di media sosial tengah viral setelah pengelola sebuah pusat perbelanjaan di Purbalingga memperingatkan publik tentang aksi sindikat pencurian yang disebutnya sudah terlatih dan profesional.

Kelompok yang terdiri dari empat orang—dua pria dan dua wanita—itu diduga beroperasi dengan pembagian tugas yang rapi.

Dalam unggahan yang dibagikan akun Instagram ekasuryaplaza pada 27 Mei 2026, pengelola menceritakan bagaimana sindikat tersebut masuk ke area toko secara terpisah, satu per satu, dan tidak meninggalkan kendaraan di area yang terpantau kamera pengawas (CCTV).

“Wanita A saat memasuki dan keluar area menggunakan baju berbeda (outer kemeja). Ybs yang melakukan pengambilan produk, kemudian dibagi ke 4 orang dan dimasukkan ke dalam pakaian. Tidak ada yang transaksi satupun,” tulis pengelola.

Keempat pelaku disebut berperan sebagai: A sebagai pengutil, B sebagai pengalih perhatian, serta C dan D sebagai pengintai. Pengelola meyakini kelompok ini sudah terlatih karena gerak-geriknya profesional dan mampu memantau lokasi CCTV serta petugas keamanan internal.

Pengakuan Pelaku Usaha Lain

Dalam kolom komentar unggahan yang sama, akun pojie28 mengaku mengalami kejadian serupa. Disebutkan bahwa kelompok tersebut juga pernah beraksi di tokonya dengan modus serupa: memarkir mobil putih di area yang tidak terjangkau CCTV, menghadapkan nomor polisi menjauhi kamera, dan menargetkan barang-barang kecil namun bernilai jual tinggi seperti minyak kayu putih dan kosmetik.

“Satu ibu ambil kosmetik, ibu lainnya ambil barang lain. Bapak bertopi putih yang memantau situasi,” tulis pojie28.

Imbauan dan Langkah Antisipasi

Pihak pengelola ekasuryaplaza mengimbau siapa pun yang mengenali keempat pelaku untuk segera melapor melalui nomor WhatsApp 0813-1261-3372. Mereka juga menyatakan akan terus memasang foto dan ciri-ciri pelaku di area toko sebagai bentuk kewaspadaan.

“Raut muka dan pergerakan kalian akan selamanya kami pantau,” demikian pernyataan tegas dari pengelola.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan atau penyelidikan lebih lanjut. Namun, kami berusaha menghubungi aparat kepolisian di wilayah Purbalingga untuk klarifikasi dan informasi mengenai tindak lanjut kasus ini.

Tips Keamanan untuk Pelaku Usaha dan Pengunjung

Pakar keamanan ritel mengingatkan agar pelaku usaha tidak hanya mengandalkan CCTV, tetapi juga melatih staf untuk mengenali perilaku mencurigakan seperti:

· Pengunjung yang masuk tanpa niat bertransaksi
· Kelompok yang berpencar dan saling memberi kode
· Pergantian pakaian di dalam area toko
· Kendaraan yang diparkir menjauhi kamera pengawas

Masyarakat juga diminta tidak ragu melapor ke aparat terdekat jika melihat aktivitas serupa.

Pelaporan dan perkembangan kasus ini akan terus kami pantau.(Red)

scroll to top