Banyumas – Pencarian intensif yang dilakukan Tim SAR Gabungan terhadap seorang lansia bernama Sakun (71) akhirnya membuahkan hasil di hari kedua.
Warga Desa Sokawera, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas yang sebelumnya dilaporkan hilang misterius dan diduga hanyut tersebut, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (17/5/2026) pagi.

Jasad korban ditemukan dalam posisi tersangkut di Bendung Gerak Sungai Serayu, sebuah titik yang berjarak cukup jauh—sekitar 19 kilometer—dari lokasi awal hilangnya korban.
Kronologi Penemuan dan Evakuasi
》Pukul 06.15 WIB: Tim SAR menerima
laporan awal adanya sesosok mayat
yang tersangkut di struktur Bendung
Gerak Serayu.
》Pukul 07.30 WIB: Setelah berjuang
melawan arus, Tim SAR Gabungan
berhasil mengevakuasi jenazah ke
daratan.
》Pukul 08.50 WIB: Identitas korban
dipastikan 100% sebagai Sakun. Operasi
pencarian resmi ditutup dan jenazah
langsung dilarikan ke RSUD Banyumas
untuk proses penanganan lebih lanjut.
“Tim SAR Gabungan langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dan berhasil mengevakuasi jenazah pada pukul 07.30 WIB.
Setelah dicek, sudah dipastikan bahwa korban adalah benar atas nama Sakun,” ujar Sigit Purnomo, Koordinator Tim SAR Gabungan.
Dengan ditemukannya korban, operasi kemanusiaan ini resmi berakhir.
Pihak berwenang mengimbau warga yang beraktivitas di sekitar aliran Sungai Serayu untuk selalu meningkatkan kewaspadaan.(Red)
