PERHATIAN SERIUS AKSES JALAN DI PURWOKERTO TIMUR

FB_IMG_1776079694342.jpg

Banyumas – Pemerintah Kabupaten Banyumas telah mengakui bahwa Jembatan Kali Pelus di Arcawinangun, Purwokerto, memang memerlukan pelebaran karena kondisinya yang sudah menjadi titik kemacetan (bottle neck).

Jembatan ini merupakan akses vital yang menghubungkan Arcawinangun (Kecamatan Purwokerto Timur / Kawasan Kampus UNSOED ) dengan Dukuhwaluh (Kecamatan Kembaran / Kawasan Kampus UMP & UHB ).

Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Banyumas memperkirakan kebutuhan dana sekitar Rp 25 miliar untuk melakukan penggantian dan pelebaran jembatan secara menyeluruh.

Karena biaya yang besar, Pemkab Banyumas berencana melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat untuk mendapatkan bantuan anggaran.

Jembatan ini sempat mengalami kerusakan serius (ambrol pada bagian pondasi/abutment) akibat gerusan air sungai pada awal tahun 2023, yang memaksa dilakukan perbaikan darurat dan penutupan sementara saat itu.

Sementara rencana pembuatan jalan penghubung antara Jalan Dr. Suharso dan Jalan Senopati di Purwokerto merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Banyumas untuk mengurai kepadatan lalu lintas di wilayah Purwokerto Timur.

Proyek ini telah masuk dalam Peta Pola Ruang RDTR (Rencana Detail Tata Ruang) Perkotaan Purwokerto.(Redaksi swanara)

scroll to top