Moro Purwokerto Resmi Berganti Pemilik

IMG_20260413_183708.jpg

Banyumas – Moro Purwokerto resmi berganti pemilik setelah diakuisisi Rita Group dengan nilai transaksi mencapai Rp120 miliar. Mal legendaris tersebut direncanakan akan direnovasi dan dikembangkan menjadi pusat perbelanjaan dengan konsep baru.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono. Ia menyebut proses pembelian telah rampung dan kini tinggal menunggu tahap pengembangan.

“Sudah (dibeli) Rita, Rp 120 miliar,” kata Sadewo Tri Lastiono.

Sadewo mengungkapkan, pemilik Rita Group, Buntoro, telah bertemu dengannya untuk membahas rencana ke depan. Pertemuan tersebut sekaligus membicarakan arah pengembangan Moro setelah diambil alih.

“Pak Buntoro sudah bertemu saya, kemudian dia berjanji akan merenovasi Moro. Mau dibuat semacam plaza tapi bentuknya sedikit berbeda,” ujarnya.

Rencana renovasi ini diharapkan tidak hanya menghidupkan kembali pusat perbelanjaan tersebut. Lebih dari itu, proyek ini ditargetkan mampu membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Sadewo menekankan pentingnya dampak ekonomi dari proyek tersebut. Ia berharap tenaga kerja lokal menjadi prioritas dalam proses pengembangan nanti.

“Harapannya saya bisa menyerap banyak tenaga kerja, dan diprioritaskan masyarakat Banyumas,” terangnya.

Terkait pelaksanaan renovasi, Sadewo menyebut prosesnya akan segera dimulai. Salah satu langkah awal yang sudah terlihat adalah penataan pedagang kaki lima di sekitar kawasan Moro.

“Pak Buntoro berkomitmen akan membangun segera. Dia minta tolong untuk penataan PKL, sekarang sudah mulai bersih,” jelasnya.

Penataan kawasan ini menjadi bagian dari persiapan sebelum pembangunan dimulai. Hal tersebut juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih tertata dan nyaman.

Menurut Sadewo, Purwokerto memiliki potensi besar di sektor ritel dan pendidikan. Pengembangan Moro dinilai bisa memperkuat posisi kota sebagai pusat ekonomi regional.(D.e.p)

scroll to top