Siasat “Sistem Tempel” Kandas! Pria Asal Purwokerto Timur Ini Tak Berkutik Diciduk Polisi Di Purwokerto Selatan

IMG_20260608_074436.jpg

Banyumas – Aksi penyamaran JW alias Kuat (51) dalam mengedarkan narkoba akhirnya kandas di tangan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Banyumas.

Warga Purwokerto Timur ini diringkus di sebuah rumah di Kelurahan Karangklesem, Purwokerto Selatan, pada Jumat (5/6/2026) siang, setelah pergerakannya terendus lewat laporan berharga dari masyarakat.

Berbekal Foto & Koordinat HP

Penangkapan ini membuka kotak pandora taktik peredaran narkoba modern. Polisi awalnya hanya menemukan satu paket sabu di kamar tersangka.

Namun, setelah menyisir isi ponsel milik JW, penyidik menemukan ruang obrolan rahasia yang berisi foto-foto digital dan titik lokasi (koordinat) penyimpanan sabu.

Lewat petunjuk digital tersebut, polisi bergerak cepat menyisir “sistem tempel”—modus di mana narkoba disembunyikan di fasilitas umum atau lokasi tertentu agar diambil oleh pembeli tanpa harus bertatap muka.

Hasilnya, petugas berhasil mengamankan empat paket tambahan yang tersebar di berbagai sudut Banyumas.

Total Barang Bukti yang Disita>

》5 paket sabu dengan berat bersih
keseluruhan 0,6870 gram.

》1 unit timbangan digital (alat takar
transaksi).

》Plastik klip transparan & gulungan
double tape (alat pengemas modus
tempel).

》1 unit ponsel (alat kendali navigasi dan
komunikasi jaringan).

Berdasarkan interogasi, JW mengaku mendapatkan pasokan barang haram tersebut dari seorang operator utama berinisial CH.

Saat ini, sosok CH masuk dalam daftar buron dan tengah diburu intensif oleh kepolisian untuk membongkar jaringan yang lebih besar.

Ancaman Hukum dan Sikap Tegas Polresta

Kini JW hanya bisa pasrah di sel tahanan Polresta Banyumas. Ia dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta ketentuan dalam UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Petrus P. Silalahi, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang sekecil apa pun bagi sindikat narkoba di wilayahnya.

Beliau juga mengimbau agar masyarakat tidak lengah dan terus bersinergi memberikan informasi sekecil apa pun demi menekan ancaman nyata narkotika di lingkungan sekitar.(Red)

scroll to top