Miris! Bisnis ‘Lendir’ Remaja Di Kamar Hotel Terbongkar , Warga Tuntut Izin Usaha Dicabut!!!!

Kebumen – Tragedi memilukan yang menimpa seorang remaja di Gombong memicu gelombang amarah publik.

Tak ingin kasus perdagangan orang (TPPO) ini hanya menjadi angin lalu, warga kini menodong Pemerintah Kabupaten Kebumen untuk segera melakukan tindakan radikal di lapangan.

Tuntutan Utama Masyarakat:

》Audit Total Izin Usaha: Dinas Perizinan
didesak transparan membuka status
legalitas hotel, penginapan, dan tempat
hiburan yang menjamur.

》Razia “Bukan Formalitas”: Satpol PP
diminta menyisir detail SOP penerimaan
tamu. Publik mempertanyakan
bagaimana anak di bawah umur bisa
masuk ke kamar inap tanpa
pengawasan ketat.

》Sanksi Segel & Cabut Izin: Warga
menuntut keberanian Bupati untuk
menutup paksa tempat yang terbukti
menjadi sarang eksploitasi atau
melanggar Perda, tanpa pandang bulu.

“Jangan demi mengejar pendapatan daerah, keselamatan anak-anak kita dikorbankan. Satpol PP harus berani segel tempat yang izinnya bermasalah!” tegas salah seorang warga.

Masyarakat kini menunggu langkah nyata aparat penegak Perda. Harapannya satu: Kebumen harus bersih dari praktik maksiat terselubung dan kembali menjadi kota yang aman bagi keluarga.

Jika pihak manajemen hotel terbukti lalai hingga terjadi kekerasan seksual, pencabutan izin usaha harga mati sebagai efek jera.(Red)

scroll to top