Indomaret Banyumas Bebas Parkir : Seragam Dishub Hilang , Jukir “Preman Lokal” Malah Menjamur!

Banyumas – Sebulan sudah kebijakan parkir gratis di seluruh gerai Indomaret Kabupaten Banyumas diberlakukan. Namun, di balik hilangnya seragam resmi juru parkir (jukir) Dishub, muncul fenomena baru: invasi warga lokal yang mendadak jadi “penjaga” dadakan.

Satgas Parkir bentukan Pemkab Banyumas melaporkan bahwa meski jukir resmi sudah ditarik sepenuhnya, praktik pungutan liar masih menghantui konsumen. Modusnya beragam, mulai dari dalih tidak tahu aturan hingga sekadar memanfaatkan kekosongan “lahan.”

Poin Utama Temuan di Lapangan:

》Pemain Baru di Lahan Lama: Jukir resmi
memang sudah tidak ada, namun warga
lokal mulai mengambil alih posisi
tersebut di beberapa titik panas seperti
Jl. Ovis Purwokerto, Notog (Patikraja),
dan Sokaraja.

》Aji Mumpung: Para oknum ini melihat
celah ekonomi karena gerai Indomaret
kini tak lagi dijaga petugas resmi.

》Dalih Klasik: Saat terciduk patroli,
kebanyakan pelaku berdalih belum
mengetahui kebijakan bebas parkir yang
berlaku sejak 1 April 2026 tersebut.

Ketegasan Dishub & Solusi Retribusi

Kepala Seksi Pengendalian dan Operasional Dishub Banyumas, Tomi Lukman Hakim, menegaskan bahwa patroli siang-malam terus digencarkan. Saat ini, tindakan masih sebatas teguran lisan, namun sanksi tegas menanti bagi mereka yang bebal.

“Kami fokuskan patroli di spot-spot yang sering ada aduan masyarakat,” tegas Tomi.

Perlu diketahui, masyarakat kini tidak punya kewajiban membayar parkir di 60 gerai Indomaret se-Banyumas karena pihak manajemen telah menyetor retribusi langsung ke kas daerah sebesar Rp 500.000 per gerai setiap bulannya.

Lawan Jukir Liar!

Jangan biarkan dompet Anda bocor halus. Jika Anda masih ditarik uang parkir di Indomaret atau lokasi lain yang mencurigakan di wilayah Banyumas, segera lapor ke:

>> Hotline WhatsApp: [082260760746]

(Redaksi swanara)

scroll to top