Banyumas – Hari pertama pembuatan akun Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP Negeri di Banyumas, Senin (8/6), masih berlangsung sepi. Posko help desk kabupaten di Gedung Gurinda Sarwa Mandala tercatat belum banyak didatangi calon peserta maupun orang tua wali murid.
Tim help desk yang bertugas merupakan gabungan karyawan Bidang Pembinaan SMP dan SD Dinas Pendidikan Banyumas.
Posko mulai dibuka pukul 08.00 WIB dan pada satu jam pertama jumlah pengunjung tidak sampai lima orang.
Sebagian calon peserta dan wali murid datang untuk berkonsultasi terkait pembuatan akun SPMB.
Ada pula pendaftar yang memilih membuat akun secara mandiri di lokasi help desk.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Banyumas, Dyah Ernawati Kurnianingsih mengatakan akses website SPMB SD dan SMP tahun ajaran 2026/2027 resmi dibuka mulai pukul 08.00 WIB. Pekan ini menjadi jadwal pembuatan akun bagi calon peserta didik yang mendaftar di 73 SMP negeri.
“Start pukul 08.00 WIB yang datang langsung kami layani. Beberapa membuat akun disini (Dindik) mandiri,” katanya.
Dyah menjelaskan proses pembuatan akun bagi pendaftar SMP negeri berlangsung hingga Jumat (12/6).
Setelah itu, giliran pembuatan akun untuk pendaftar SD negeri di wilayah eks Kotip Purwokerto.
Pendaftaran SMP negeri sendiri baru dibuka pada 22 hingga 24 Juni 2026 setelah tahapan akun pendaftar SD negeri selesai dilaksanakan.
Seluruh tahapan dilakukan secara bergantian agar proses pelayanan lebih maksimal.
“Jadi bergantian. Pekan ini pembuatan akun pendaftar SMP negeri. Pekan depan giliran SD negeri. Setelahnya baru pendaftaran SMP lalu kembali ke SD,” ungkapnya.
Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Banyumas, Taryono menambahkan tim help desk SPMB SMP dan SD digabung menjadi satu. Hal itu dilakukan karena keterbatasan jumlah personel yang tersedia di Dinas Pendidikan Banyumas.
Menurutnya, sistem kerja dilakukan saling membantu antara tim SMP dan SD selama proses SPMB berlangsung. Ketika tahapan SMP berjalan, tim SD ikut membantu dan sebaliknya saat tahapan SD dimulai.
“Ketika pendaftaran SMP negeri dibuka SD membantu. Begitupun saat pendaftaran SD negeri nanti dibuka SMP membantu,” terang dia.
Ketua MKKS SMP Banyumas, Slamet yang ikut memantau pembukaan posko help desk SPMB SMP memastikan proses penerimaan siswa tahun ini berjalan sesuai aturan. Ia menegaskan tidak ada praktik titip menitip dalam pelaksanaan SPMB.
“Mungkin yang menghubungi pimpinan banyak. Tetapi karena sudah jelas tidak ada titip menitip dari atas, kepala sekolah tidak beban,” pungkasnya.(Red)
