Brebes – Geregetan Aparat Tak Kunjung Bertindak, Emak-Emak di Brebes Mengamuk Hancurkan ‘Warung Aceh’ Sarang Obat Setan Golongan G!
Amarah emak-emak kalau sudah memuncak memang tidak boleh diremehkan.
Demi melindungi anak-anak mereka dari jeratan narkoba, puluhan emak-emak yang didominasi oleh jamaah Jamiyah Pengajian NU di Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, nekat turun ke jalan melakukan aksi protes keras pada Jumat (05/06/2026) sore.
Bukan sekadar demo biasa, aksi unjuk rasa yang diikuti oleh warga dari lintas desa—seperti Desa Kluwut, Bangsri, dan Grinting—ini berujung pada pembongkaran paksa sebuah warung misterius.
Kronologi Kejadian> Geram, Kepung, dan Bongkar!
Aksi ini dipicu oleh keresahan mendalam para ibu terhadap maraknya peredaran obat keras golongan G, atau yang kerap dijuluki warga lokal sebagai “Warung Aceh”.
Khawatir masa depan anak-anak mereka hancur, emak-emak ini langsung bergerak kompak.
》Bentangkan Spanduk Kecaman: Sambil
berjalan, massa membentangkan
berbagai spanduk bernada kecaman
keras, di antaranya bertuliskan ‘Kami
mengutuk keras perdagangan obat aceh’
dan ‘Jangan biarkan narkoba dan obat-
obatan tanpa resep dijual bebas’.
》Penggerebekan dan Pembongkaran
Paksa: Puncak kemarahan massa terjadi
ketika mereka mendatangi sebuah
warung misterius yang diduga kuat
menjadi sarang transaksi obat-obatan
terlarang tersebut. Tanpa basa-basi,
emak-emak yang diselimuti kekesalan
ini langsung mengamuk dan
membongkar paksa bangunan warung
tersebut.
Respon Kepolisian> Lokasi Sudah Kosong Melompong
Kapolsek Bulakamba, AKP M Afandi, membenarkan adanya aksi massa tersebut. Pihak kepolisian langsung terjun ke lokasi untuk mengamankan situasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kami sudah monitor, itu ibu-ibu jamiyah NU Desa Grinting dan sekitarnya yang komplain karena khawatir anaknya minum obat keras tersebut,” ujar AKP M Afandi.
Meski sempat ada aksi bongkar paksa, Kapolsek memastikan situasi secara umum tetap berjalan kondusif.
Sayangnya, saat digerebek oleh warga, warung misterius tersebut sudah dalam keadaan kosong ditinggal penghuninya.
Minta Edukasi Bahaya Obat Keras
Aksi berani emak-emak ini tidak berhenti pada pembongkaran warung saja.
Sadar bahwa benteng utama pencegahan ada pada pengetahuan, warga secara terbuka meminta aparat kepolisian untuk turun tangan memberikan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya nyata dari penyalahgunaan obat-obatan keras golongan G tersebut.(Red)
