Jakarta – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu (10/6/2026).
Aksi tersebut digelar sebagai bentuk respons terhadap kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang mulai berlaku pada 10 Juni 2026 serta pelemahan nilai tukar rupiah yang dinilai berdampak pada kondisi perekonomian masyarakat.
Ketua Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan, dan Pemuda (PTKP) HMI Jakpustara, Amiruddin Emon, mengatakan pemerintah perlu mengambil langkah konkret untuk menjaga stabilitas ekonomi dan melindungi daya beli masyarakat di tengah meningkatnya beban hidup rakyat.
“Ketika harga kebutuhan hidup terus meningkat dan daya beli masyarakat tertekan, negara tidak boleh abai. Pemerintah harus hadir dengan kebijakan yang mampu memberikan kepastian, melindungi rakyat, dan menjaga kepercayaan publik terhadap kondisi ekonomi nasional,” ujarnya.
Massa juga mendesak pemerintah untuk mengevaluasi berbagai kebijakan ekonomi yang dinilai berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.(Red)
