Cianjur – Ada pemandangan berbeda dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini di Kabupaten Cianjur.
Jika sebelumnya titik kumpul dan pelepasan jemaah dipusatkan di kantor Kemenag, kini Aula Polres Cianjur dialihfungsikan menjadi lokasi karantina sementara sekaligus titik keberangkatan para jemaah menuju Embarkasi Bekasi.
Inovasi ini merupakan inisiatif langsung dari Kapolres Cianjur, AKBP Alexander Yurikho Hadi, yang ingin memberikan pelayanan maksimal bagi para tamu Allah.
Jajaran Polres Cianjur telah menyulap fasilitas aula menjadi penginapan yang nyaman dengan perlengkapan lengkap, mulai dari tempat tidur, selimut, hingga peralatan mandi.
“Insyaallah ini mungkin yang pertama, bukan hanya di Jawa Barat tapi mungkin di seluruh Indonesia, kantor polisi menjadi tempat keberangkatan jemaah haji. Polres Cianjur berinisiatif menyediakan fasilitas ini sebagai bukti nyata pelayanan kami kepada masyarakat. Seluruh layanan ini diberikan secara gratis,” tegas Kapolres, Kamis (14/5/2026).
Selain fasilitas menginap, para jemaah juga akan mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan serta pengawalan ketat selama perjalanan menuju embarkasi.
Rencananya, rombongan akan diberangkatkan pada Minggu (17/5/2026) pukul 04.30 WIB dari halaman Masjid At-Taqwa di Kompleks Mapolres Cianjur.
Kasubag Tata Usaha Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Cianjur, Emma Siti Fatimah, menjelaskan bahwa para jemaah diwajibkan sudah masuk ke area Mapolres pada Sabtu (16/5/2026) pukul 21.00 WIB.
Agenda keberangkatan akan dimulai sejak pukul 03.00 WIB dini hari untuk persiapan pelepasan dan salat Subuh berjemaah sebelum naik ke bus.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Pak Kapolres. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan memberikan kenyamanan lebih bagi para jemaah, terutama bagi lansia dan jemaah berkebutuhan khusus yang memerlukan perhatian ekstra,” ungkap Emma.
Dengan sinergi ini, penyelenggaraan haji di Cianjur diharapkan menjadi lebih aman, tertib, dan memberikan kesan mendalam bagi masyarakat.
Langkah Polres Cianjur ini pun menjadi standar baru dalam pelayanan publik yang humanis dan dekat dengan masyarakat di Tatar Galuh.(Ida)
