PARTAI MAU BUNUH DIRI? PDIP Semprot Usul PAN Soal RUU Pemilu : Menyerahkan Nyawa Ke Kekuasaan!

IMG_20260510_201849.jpg

Jakarta – Tensi politik di Senayan mendadak mendidih! Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PDIP, Deddy Yevry Sitorus, melontarkan kritik pedas terhadap usulan Partai Amanat Nasional (PAN) yang ingin menyerahkan pembahasan RUU Pemilu menjadi inisiatif pemerintah.

Menurut Deddy, langkah PAN tersebut sangat tidak masuk akal dan berbahaya bagi masa depan demokrasi. Ia mengibaratkan menyerahkan RUU Pemilu ke pemerintah sama saja dengan menyerahkan “leher” partai politik untuk disembelih oleh penguasa!
“Kalau Takut Berdebat, Jangan Bikin Partai!”

Sindirian menohok pun keluar dari mulut Deddy. Ia menilai perbedaan pendapat antarpartai dalam RUU Pemilu adalah hal yang wajar. Jika partai politik takut akan pergulatan pikiran, Deddy menyarankan lebih baik tidak usah berpolitik sekalian.

“Menyerahkan inisiatif RUU Pemilu kepada Pemerintah sama saja dengan menyerahkan nyawa partai politik dan demokrasi kepada kekuasaan. Ada apa dengan usulan ini?” cetus Deddy penuh tanya, Minggu (9/5).

Sebelumnya, Waketum PAN Saleh Daulay berkilah bahwa menyerahkan inisiatif ke pemerintah adalah cara untuk menghindari “perang” kepentingan antarpartai di awal pembahasan.

Namun, PDIP justru mencium gelagat aneh: kenapa UU yang sangat vital bagi eksistensi DPR malah mau dibuang ke tangan eksekutif?
Waktu Kian Pepet!

Meski masuk dalam Prolegnas Prioritas 2026, hingga kini pembahasan RUU Pemilu masih jalan di tempat. Padahal, tahapan Pemilu dijadwalkan bakal dimulai pertengahan tahun ini.

Apakah ini taktik sengaja untuk mengulur waktu, atau memang ada agenda tersembunyi di balik tarik-ulur inisiatif ini?

Gimana menurut kalian? Apakah RUU Pemilu lebih aman di tangan DPR atau justru pemerintah yang harus ambil kendali biar nggak ribut terus? …(Red)

scroll to top