Banyumas – Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menetapkan Road Map Pengembangan Universitas 2023–2031 sebagai landasan strategis dalam mentransformasi institusi menuju Asia Recognized University.

Dokumen peta jalan ini menjadi acuan utama dalam penguatan mutu pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta tata kelola kampus dalam kurun sepuluh tahun ke depan.
Dalam roadmap tersebut, pengembangan UMP dirancang melalui tiga tahapan utama. Tahap pertama pada periode 2019–2023 difokuskan pada penguatan fondasi sebagai Pre-research University. Selanjutnya, fase kedua 2023–2027 diarahkan untuk memperkuat posisi UMP sebagai Smart Teaching University dengan target capaian QS Stars 3 Rating dan QS Ranking 900. Adapun fase ketiga pada 2027–2031 menargetkan UMP meraih status Asia Recognized University dengan sasaran QS Stars 4 Rating dan QS Ranking 700.
Rektor UMP Prof. Dr. Jebul Suroso menyampaikan bahwa penyusunan roadmap tersebut merupakan respons terhadap dinamika dan persaingan global di dunia pendidikan tinggi yang semakin ketat.
“Road map ini bukan sekadar dokumen perencanaan, tetapi komitmen bersama untuk membawa UMP naik kelas. Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah pengembangan kampus memiliki arah yang jelas, terukur, dan berdampak nyata,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa peningkatan kualitas akademik tetap menjadi fokus utama UMP. Upaya tersebut diwujudkan melalui penguatan integrasi pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat, yang dilandasi nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai identitas universitas.
roadmap UMP juga diperkuat oleh berbagai aktivitas pendukung, antara lain pengembangan organisasi dan sumber daya manusia, peningkatan sarana dan prasarana, percepatan transformasi digital, serta pengelolaan keuangan yang berkelanjutan.
“Kami membangun UMP secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga sistem pendukungnya. Inilah fondasi agar UMP mampu bersaing di tingkat Asia tanpa kehilangan jati diri,” ucapnya.
Prof. Jebul menegaskan bahwa capaian pengakuan internasional bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk memperluas manfaat dan kontribusi UMP bagi masyarakat.
“Pengakuan global penting, tetapi yang lebih utama adalah bagaimana UMP menghadirkan pendidikan berkualitas, melahirkan inovasi, serta memberi solusi bagi persoalan umat dan bangsa,” tuturnya.
Dengan penetapan Road Map Pengembangan Universitas 2023–2031, UMP meneguhkan langkah transformasinya sebagai perguruan tinggi yang unggul, modern, dan berorientasi global, tanpa meninggalkan akar nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan.(Redaksi)
