Banyumas – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meninjau Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTUHPT) Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jumat (23/1/2026) sore. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan lembaga milik pemerintah tersebut dalam mendukung peningkatan produksi susu nasional, khususnya untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam kunjungannya, Menko Pangan yang akrab disapa Zulhas menegaskan kebutuhan susu nasional saat ini tergolong sangat tinggi. Selain kebutuhan konsumsi harian masyarakat, permintaan susu semakin meningkat seiring pelaksanaan program MBG di berbagai daerah.
Zulkifli Hasan menyampaikan, Presiden Prabowo Subianto telah berkomitmen mendorong terwujudnya swasembada susu nasional.
Pemerintah terus mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari lembaga pemerintah, peternak rakyat, hingga sektor swasta, untuk bersama-sama meningkatkan produksi susu dalam negeri.
“Dengan kebutuhan susu yang besar, kita harus mendorong semua pihak agar mampu memproduksi susu untuk memenuhi kebutuhan nasional,” ujar Zulkifli Hasan saat berdialog dengan pengelola dan mitra BBPTUHPT Baturraden.
Menjawab aspirasi sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang hadir dalam dialog tersebut, politisi Partai Amanat Nasional itu menyatakan pemerintah akan memfasilitasi penyediaan kendaraan pengangkut susu. Distribusi susu segar dari BBPTUHPT Baturraden nantinya akan dilakukan melalui Koperasi Merah Putih.
Kepala BBPTUHPT Baturraden Dani Kusworo mengatakan saat ini produksi susu di BBPTUHPT Baturraden mencapai sekitar 7.000 liter per hari. Jumlah tersebut baru mampu memenuhi kebutuhan sekitar 20 SPPG di wilayah Banyumas.
“ Saat ini produksi susu kita mencapai 7 ribu liter perhari, artinya untuk membuat susu dalam bentuk botol atau cup 60 ribu botol setiap hari. Kalau satu SPPG kebutuhan nya 2 ribu, artinya kita dapat memenuhi sekitar 20 SPPG,” katanya
sejumlah langkah strategis dilakukan oleh BBPTUHPT Baturraden di antaranya peningkatan kualitas pakan serta perbaikan manajemen ternak. Melalui upaya tersebut, pihaknya menargetkan produksi susu segar dapat meningkat menjadi 10.000 liter per hari pada tahun 2026.
Selain itu, BBPTUHPT Baturraden juga menggandeng pihak swasta untuk menambah populasi sapi perah. Sebanyak 250 ekor sapi perah direncanakan akan masuk ke kandang BBPTUHPT Baturraden pada akhir Februari 2026.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan juga meninjau langsung fasilitas penunjang serta kandang sapi perah di lingkungan BBPTUHPT Baturraden.(Redaksi swanara)
