Wagub Jihan Lepas 46 Mahasiswa Beasiswa PW Pergunu Lampung ke Universitas KH Abdul Chalim.

IMG-20261008-WA0052.jpg

BANDAR LAMPUNG, Swanara.com — Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela melepas 46 mahasiswa penerima beasiswa jenjang S-1 dan S-2 dari Pimpinan Wilayah Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PW Pergunu) Lampung Angkatan XII untuk melanjutkan pendidikan di Universitas KH Abdul Chalim, Mojokerto, Jawa Timur.

Pelepasan berlangsung di Aula PWNU Lampung, Kamis (8/10/2026). Pelepasan ditandai dengan penyamatan jaket kepada perwakilan mahasiswa.

Dalam sambutannya, Wagub Jihan mengapresiasi komitmen PWNU dan PW Pergunu Lampung yang secara konsisten menjalankan program beasiswa sebagai bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Provinsi Lampung.

“Ini adalah angkatan ke-12. Artinya, program ini sudah melalui perjalanan yang panjang. Ini merupakan komitmen PWNU dan Pergunu Lampung untuk mencerdaskan anak-anak bangsa melalui program beasiswa,” ujarnya.

Wagub Jihan menuturkan bahwasannya program beasiswa tersebut turut mendukung upaya Pemerintah Provinsi Lampung dalam meningkatkan kualitas pembangunan manusia, khususnya melalui sektor pendidikan.

Ia mengatakan pendidikan masih menjadi salah satu tantangan utama dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lampung.
“Karena itu, saya mengucapkan terima kasih kepada PWNU dan Pergunu Lampung yang membantu mengurai persoalan ini melalui program beasiswa,” jelasnya.

Lanjut, Wagub Jihan menjelaskan Pemerintah Provinsi Lampung terus menyiapkan berbagai program untuk mempercepat peningkatan kualitas pendidikan dan pembangunan manusia.

Beberapa program yang mendukung hal tersebut diantaranya seperti program Sekolah Rakyat dan program Satu Desa Satu Sarjana.

“Insyaallah, berbagai program tersebut menjadi lompatan yang baik untuk mengejar ketertinggalan pembangunan manusia kita, terutama di bidang pendidikan,” ujarnya.

Lebih dari itu, Kepada para penerima beasiswa, Wagub Jihan berpesan agar status sebagai mahasantri tidak hanya dimaknai sebagai kesempatan memperoleh pendidikan tinggi, tetapi juga sebagai tanggung jawab untuk mengembangkan ilmu dan memberikan manfaat kepada masyarakat.

Ia meminta para mahasantri memperkuat pengalaman spiritual sekaligus meningkatkan kemampuan intelektual melalui proses pembelajaran selama menempuh pendidikan.

“Selain menimba ilmu agama dan ilmu umum, adik-adik juga perlu memiliki kepedulian sosial dan empati. Hari ini kita tidak kekurangan anak-anak yang pintar dan cerdas. Namun, kemajuan teknologi juga dapat membuat sebagian anak muda menjadi apatis dan kurang peduli terhadap lingkungan sosial,” katanya.

Menurutnya, kepedulian sosial dan empati harus menjadi salah satu pembeda antara mahasiswa dan mahasantri.

“Adik-adik perlu memiliki kepedulian sosial dan empati yang lebih kuat terhadap sesama,” ujarnya.

Selain itu, Jihan mendorong para mahasantri agar mengimplementasikan ilmu yang diperoleh melalui pengabdian kepada masyarakat.
“Jangan berhenti pada menimba ilmu tanpa memberikan ilmu tersebut agar bermanfaat bagi umat. Dimanapun berada, ilmu yang diperoleh harus dapat dihilirisasikan menjadi pengabdian,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Wagub Jihan menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Nahdlatul Ulama yang selama ini menjadi mitra pemerintah dalam mendukung berbagai program pembangunan di Provinsi Lampung.

“Terima kasih kepada seluruh keluarga besar Nahdlatul Ulama yang terus berkomitmen menjadi mitra pemerintah, mendukung program pemerintah, dan membantu menyukseskan cita-cita kita bersama,” ujarnya.

Acara pelepasan turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung diwakili Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat, dan Wakaf, Makmur; Ketua Harian PWNU Lampung yang diwakili Alamsyah; Ketua PW Pergunu Lampung Ihsan Mustofa; pengurus PWNU Lampung; serta keluarga mahasiswa.

 

(*)

scroll to top