Waduh…..Menghina Masyarakat Jelata Di Media Sosial , Seorang SPPG Di Purbalingga Akhir Di Pecat

69b8cb4891ef6.jpeg

Purbalingga – Seorang pegawai SPPG di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, dipecat usai viral menyindir penerima manfaat MBG sebagai rakyat jelata yang kurang bersyukur. Baca juga: Viral usai Sindir “Rakyat Jelata Kurang Bersyukur”, Pegawai SPPG Purbalingga Dipecat Karyawan bernama Dyah Fatmi Asih tersebut awalnya mengunggah foto sejumlah karyawan SPPG saat tengah berpose melakukan peregangan di status WhatsApp.

Dalam cerita yang ia unggah, Dyah menuliskan takarir atau caption: “Peregangan sik, sebelum menghadapi komentar rakyat jelata yang kurang bersyukur, ehhh.”

Tangkapan layar unggahan tersebut lantas menyebar dan menjadi viral hingga muncul video editan menggunakan kecerdasan buatan.

Koordinator SPPG Kabupaten Purbalingga, Mei Sandra mengungkapkan kejadian tersebut dilakukan oleh salah satu karyawan SPPG Desa Tlahab Lor, Kecamatan Karangreja.

“Postingan diunggah melalui status WA pada Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Kemudian mulai ramai diperbincangkan sejak malam itu sampai hari ini,” ucapnya.

Mei mengungkapkan, yang bersangkutan telah diberi sanksi diberhentikan oleh Kepala SPPG dan Yayasan Samingah Mendidik Indonesia yang menaunginya.

“Yang bersangkutan sudah membuat video klarifikasi permohonan maaf. Kemudian, Kepala SPPG bersama mitra yayasan melakukan evaluasi untuk seluruh pihak yang ada di dalam SPPG,” katanya.(D.e.p)

scroll to top