Satlantas Polres Kudus Edukasi Pengunjung Wisata Religi Menara Kudus

1000421521.jpg

Kudus – Satuan Lalu Lintas Polres Kudus terus mengintensifkan upaya pembinaan dan edukasi kepada masyarakat guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas). Salah satunya melalui kegiatan Polantas Menyapa yang dilaksanakan di kawasan Wisata Religi Menara Kudus, Selasa (20/1/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Kudus, IPDA Ahmadi, bersama anggota Kamsel dengan menyasar pengunjung wisata religi, peziarah, pedagang di sekitar kawasan Menara Kudus, serta masyarakat yang beraktivitas di lokasi tersebut.Dalam kegiatan itu, personel Satlantas memberikan pendidikan masyarakat lalu lintas (Dikmas Lantas) dengan mengajak para pedagang, pelajar, dan pengunjung wisata untuk selalu tertib berlalu lintas di jalan raya.

Edukasi yang disampaikan meliputi kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, penggunaan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, serta pentingnya mengutamakan keselamatan saat berkendara.

Selain itu, petugas juga memberikan imbauan secara humanis kepada masyarakat agar selalu mengedepankan keselamatan berlalu lintas, khususnya di kawasan wisata yang memiliki tingkat aktivitas dan mobilitas tinggi, sebagai upaya menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Kudus.

Kasatlantas Polres Kudus AKP Royke Noldy Darean, melalui Kanit Kamsel IPDA Ahmadi, menyampaikan bahwa kegiatan Polantas Menyapa merupakan langkah preventif kepolisian dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas.

“Melalui kegiatan Polantas Menyapa ini, kami hadir langsung di tengah masyarakat untuk memberikan edukasi dan pemahaman tentang pentingnya tertib berlalu lintas. Diharapkan masyarakat semakin disiplin sehingga dapat mengurangi angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Kudus,” ujar IPDA Ahmadi.

Ia menambahkan, kegiatan edukasi lalu lintas akan terus dilakukan secara berkelanjutan di berbagai titik keramaian, termasuk kawasan wisata religi, guna mewujudkan situasi kamseltibcarlantas yang aman, tertib, dan kondusif.(Redaksi swanara)

scroll to top