Polresta Banyumas Siap Amankan Arus Mudik Lebaran

3ad3efa07463e21909e3c6524bb7d03c.jpeg

BANYUMAS – Polresta Banyumas menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026, Kamis (12/3).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Mapolresta ini menjadi penanda kesiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran di wilayah Banyumas.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolresta Banyumas Kombes Pol. Petrus P. Silalahi, S.H., S.I.K., M.H., Bupati Banyumas, Drs. Sadewo Tri Lastiono, M.M., unsur Forkopimda, serta perwakilan TNI, Kejaksaan, Satpol PP, Dishub, BPBD, hingga organisasi masyarakat pendukung pengamanan.

Dalam amanatnya, Bupati Banyumas selaku pimpinan apel menegaskan bahwa apel gelar pasukan ini bertujuan memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektoral guna menjamin keamanan, ketertiban, serta kelancaran arus mudik Lebaran.

“Apel ini merupakan bentuk kesiapan kita dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran. Sinergi seluruh pihak menjadi kunci agar Operasi Ketupat Candi 2026 berjalan optimal,” ujar Sadewo.

Ia juga mengungkapkan, berdasarkan survei Kementerian Perhubungan RI, potensi pergerakan pemudik pada Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang. Meski mengalami penurunan sekitar 1,75 persen dibanding tahun sebelumnya, antisipasi tetap dilakukan mengingat adanya sejumlah kebijakan yang mempermudah mobilitas masyarakat, seperti diskon tarif tol, potongan harga tiket transportasi umum, hingga penerapan sistem work from anywhere. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 18–20 Maret, sedangkan arus balik di prediksi pada 28–29 Maret 2026.

Sementara itu, Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus P. Silalahi, menyampaikan, dengan tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” pada Operasi Ketupat Candi 2026, Polresta Banyumas menyiapkan berbagai layanan bagi para pemudik. Mulai dari tempat istirahat dan salat, BBM mobile, tim rescue, tambal ban 24 jam, medis ride, tim medis, toilet portable, bengkel 24 jam, layanan kesehatan, hingga fasilitas penitipan kendaraan di kantor polisi.

“Kami berharap seluruh fasilitas ini dapat membantu pemudik merasa aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan,” ujar Kapolresta Banyumas.

Ia menekankan pentingnya strategi komunikasi publik agar masyarakat memahami layanan kepolisian, termasuk rekayasa lalu lintas dan layanan pengaduan.

“Kami mengoptimalkan layanan Hotline 110 sebagai pusat informasi, pengaduan, dan tanggap darurat. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini jika mengalami kendala di perjalanan maupun menemukan gangguan keamanan selama mudik,” jelasnya.

Apel diikuti berbagai satuan pasukan dari unsur TNI-Polri, Satpol PP, Dishub, hingga organisasi masyarakat seperti Senkom dan Kwarcab Banyumas. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar.

Sumber Humas Polresta Banyumas
Reporter D.E.P

scroll to top