BANYUMAS – Dua orang meninggal dunia dalam kecelakaan beruntun di Jalan Raya Kemranjen–Sumpiuh, Desa Kebarongan, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 18.40 WIB. Insiden tersebut melibatkan satu unit bus, kendaraan box dan sepeda motor.
Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus Silalahi, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan, petugas langsung melakukan quick response ke lokasi begitu mengetahui adanya kejadian laka lantas itu.
“Petugas kami segera mengamankan TKP, mengevakuasi korban, serta mengatur arus lalu lintas untuk mencegah kemacetan dan kecelakaan susulan, termasuk berkoordinasi dengan stakeholder untuk mengevakuasi kendaraan yang terlibat laka agar tidak mengganggu pengguna jalan,” ujarnya.
Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, kecelakaan bermula saat bus melaju dari arah timur ke barat dan diduga selip hingga oleng ke kanan, lalu bertabrakan dengan kendaraan box dari arah berlawanan. Sepeda motor yang berada di belakang kendaraan box turut terlibat, sehingga terjadi tabrakan beruntun.
Akibat kejadian tersebut, pengemudi box berisinial WS warga Sumpiuh dan kernet kendaraan box CLA warga Tambak meninggal dunia. Sementara pengendara sepeda motor inisial TDS warga Kemaranjen mengalami luka dan dirawat di rumah sakit dalam kondisi sadar. Pengemudi bus dan seluruh penumpang dilaporkan selamat.
Salah satu saksi, Alfat (40), menyebut suara benturan terdengar keras dan warga segera memberikan pertolongan. “Warga langsung keluar rumah membantu,” katanya.
Polresta Banyumas menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya disiplin berlalu lintas. Aparat terus mengedepankan langkah preemtif dan preventif untuk menekan angka kecelakaan.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu menjaga kecepatan, memastikan kondisi kesehatan pengemudi dan kendaraan laik jalan dan meningkatkan kewaspadaan. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” tegas Kapolresta.
Sumber Humas Polresta Banyumas
Reporter D.E.P
