Polres Sekadau Lepas 50 Santri Lirboyo Kediri Untuk Safari Ramadhan 2026

SEKADAU – Polres Sekadau melepas 50 santri asal Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, untuk mengikuti kegiatan Fi Sabilillah Safari Ramadhan 2026 di wilayah Kabupaten Sekadau, Minggu (15/2) pukul 15.00 WIB.

Kegiatan yang berlangsung di Mapolres Sekadau, Jalan Merdeka Timur, Kecamatan Sekadau Hilir itu dihadiri Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama, Ketua Umum MUI Kabupaten Sekadau KH Mudlar, serta sejumlah tokoh agama dan pimpinan lembaga keagamaan di Kalimantan Barat.

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut sebagai bentuk pengabdian santri kepada masyarakat.

“Program Fi Sabilillah yang dilaksanakan pada bulan Ramadhan ini merupakan kegiatan yang sangat mulia. Dakwah di bulan suci tentu menghadirkan keberkahan, baik bagi para santri maupun masyarakat yang menerima manfaatnya,” kata AKBP Andhika.

Ia menambahkan, kegiatan itu juga menjadi ruang pembelajaran sosial bagi para santri. “Ini menjadi sarana bagi santri untuk belajar hidup bermasyarakat, membangun komunikasi, serta memahami dinamika sosial secara langsung,” ujarnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Ma’arif, Ustaz Bagus Fitrianto, mengatakan kegiatan tersebut akan dikawal langsung oleh penanggung jawab Gus Fahrid selama 24 hari pelaksanaan.

“Kami berharap dukungan dari pemerintah daerah dan pihak keamanan. Koordinasi juga akan dilakukan dengan Forkopimcam di setiap kecamatan yang menjadi lokasi kegiatan,” katanya.

Menurut dia, para santri dijadwalkan mengunjungi empat kecamatan, yakni Belitang, Belitang Hulu, Belitang Hilir, dan Sekadau Hilir.

Ketua Lembaga Ittihadul Mubalighin (LIM) Kalimantan Barat, Ustaz Gufron, menyebutkan Safari Ramadhan menjadi bagian dari upaya memperkuat peran pesantren di tengah masyarakat.

“Melalui peran aktif santri, pesantren semakin dekat dengan masyarakat serta ikut menjaga nilai-nilai keagamaan yang selaras dengan peraturan yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum MUI Kabupaten Sekadau KH Mudlar berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda rutin tahunan.

“Dengan banyaknya pesantren di Sekadau, Safari Ramadhan diharapkan menjadi berkah bagi daerah dan semakin memperkuat situasi yang selama ini sudah kondusif,” katanya.

Usai pelepasan, rombongan santri diberangkatkan menuju Pondok Pesantren Zainul Ma’arif di Desa Maboh Permai, Kecamatan Belitang, dengan pengawalan personel Polres Sekadau guna memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan.

Kegiatan Fi Sabilillah Safari Ramadhan 2026 dijadwalkan berlangsung selama 1–24 Ramadhan 1447 Hijriah atau 16 Februari hingga 14 Maret 2026. (Redaksi swanara)

scroll to top