Polda Sumbar Kerahkan Alat Berat dan Personel, Lumpur Tebal Di Komplek Grand Mandiri 1 Sungai Lareh Dibersihkan

Sumbar – Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Polda Sumatera Barat mengerahkan puluhan personel gabungan dan alat berat ke Komplek Perumahan Grand Mandiri 1, Sungai Lareh, Kecamatan Koto Tangah, Padang.

Pengerahan ini dilakukan untuk mempercepat pembersihan sisa material lumpur tebal yang merendam rumah warga pasca-banjir bandang.

Kegiatan pemulihan ini terlihat masif pada Minggu, 7 Desember 2025, di mana personel kepolisian, dibantu dengan satu unit ekskavator, bekerja keras mengangkut lumpur, puing-puing, dan perabotan yang rusak dari kawasan perumahan tersebut.

Personel terlihat bergotong royong mengangkat material besar, termasuk kasur yang terendam lumpur, untuk dikeluarkan dari area perumahan.

Operasi pembersihan di titik ini dipimpin langsung oleh Kaposko Kombes Pol Tedy Rayendra dengan koordinator lapangan Kompol Syafrizen.

Kaposko Kombes Pol Tedy Rayendra menyatakan bahwa fokus utama saat ini adalah mengembalikan kondisi perumahan warga agar dapat dihuni kembali secara layak.

Kami kerahkan seluruh kekuatan di posko, termasuk personel dan alat berat, untuk mengikis lumpur telbal yang masih menyelimuti kawasan Grand Mandiri 1. Kondisi lumpur yang mengeras memerlukan penanganan ekstra, dan penggunaan ekskavator menjadi sangat vital untuk mempercepat proses evakuasi material sisa bencana, ujar Kombes Pol Tedy Rayendra.

Koordinator lapangan Kompol Syafrizen menambahkan bahwa kehadiran Polri di lokasi bencana adalah wujud komitmen untuk melayani masyarakat hingga kondisi benar-benar pulih.

Setiap hari, tim kami bersiaga di lokasi. Selain membersihkan jalan dan rumah, kami juga berupaya membantu warga menyelamatkan sisa-sisa harta benda mereka. Kami memastikan pemulihan di Sungai Lareh berjalan dengan cepat dan terkoordinasi, jelas Kompol Syafrizen.

Kegiatan tanggap darurat yang melibatkan berbagai elemen kepolisian, termasuk jajaran pimpinan Polda Sumbar, menunjukkan keseriusan dalam penanganan dampak bencana di Padang. Proses pembersihan ini ditargetkan selesai secepatnya agar warga Grand Mandiri 1 dapat segera beraktivitas normal. (Tarmizi/Red)

scroll to top