JAKARTA – Kepolisian Daerah Metro Jaya terus berkomitmen mewujudkan proses seleksi penerimaan anggota Polri yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis.
Hal ini dibuktikan dengan dilaksanakannya rapat penyusunan naskah Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Polda Metro Jaya melalui Biro SDM dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada Kamis (9/4).
Pertemuan strategis yang berlangsung di Ruang Pranoto, Gedung Biro Operasi Polda Metro Jaya ini, berfokus pada pelibatan tenaga ahli serta pengawas eksternal dari kalangan akademisi dalam tahapan seleksi calon anggota Polri maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS) Polri tahun anggaran 2026.
Sinergi Akademisi dan Kepolisian
Rapat dipimpin oleh Plt. Kabagkerma Biro Operasi Polda Metro Jaya, Kompol Isa Amsori, S.H., M.H., dan dihadiri oleh jajaran lintas fungsi, di antaranya perwakilan dari Itwasda, Biro SDM, Setum, serta delegasi resmi dari pihak Universitas Negeri Jakarta.
Agenda utama dalam pertemuan ini adalah sinkronisasi butir-butir naskah kerja sama mengenai bantuan tenaga ahli untuk pelaksanaan Tes Kesamaptaan Jasmani dan Antropometri.
Pelibatan pihak UNJ sebagai pengawas eksternal diharapkan dapat memberikan penilaian yang objektif dan profesional sesuai dengan standar keilmuan keolahragaan.
Tahapan Penyusunan PKS
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pimpinan rapat, dilanjutkan dengan sambutan dari Biro SDM Polda Metro Jaya yang memaparkan kebutuhan akan tenaga ahli dalam proses rekrutmen. Pihak UNJ juga memberikan tanggapan positif terkait peran serta universitas dalam mendukung kualitas SDM Polri masa depan.
Dalam sesi inti, para peserta rapat secara bersama-sama membedah naskah kerja sama untuk memastikan seluruh aspek hukum dan teknis operasional terakomodasi dengan baik.
Fokus utama kesepakatan ini adalah menjamin orisinalitas hasil tes kesamaptaan dan antropometri para calon peserta melalui pengawasan ketat dari pihak luar.
Komitmen Penyelenggaraan yang Akuntabel
Kehadiran personel Itwasda, termasuk Iptu Ivan Wira selaku Pamin 5 Subbagdumasanwas, dalam kegiatan ini berfungsi untuk memastikan bahwa seluruh draf perjanjian telah sesuai dengan prinsip-prinsip pengawasan internal dan tata kelola organisasi yang baik.
Penyusunan naskah PKS ini merupakan langkah konkret Polda Metro Jaya dalam meminimalkan celah penyimpangan pada setiap tahapan seleksi.
Dengan dukungan tenaga ahli dari Universitas Negeri Jakarta, diharapkan putra-putri terbaik bangsa yang terpilih menjadi anggota Polri adalah mereka yang benar-benar memiliki kualifikasi fisik dan kesehatan yang unggul.
Kegiatan penyusunan naskah ini berjalan dengan tertib dan lancar, untuk selanjutnya akan diteruskan ke tahap penandatanganan resmi oleh para pihak terkait.(Redaksi swanara)
