Polda Kepri Hadirkan Pangan Terjangkau Bagi Masyarakat

IMG_20260314_141338.jpg

Batam – Polda Kepri turut menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang Serentak dilaksanakan secara nasional.

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi Polri bersama Perum Bulog dan kementerian terkait dalam menjaga stabilitas harga serta ketersediaan pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Direktur Utama Perum Bulog menyampaikan apresiasi kepada Polri atas dukungannya terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas dan ketersediaan pangan nasional. Ia menjelaskan, kegiatan Gerakan Pangan Murah ini merupakan pelaksanaan kedua yang digelar bersama Polri, setelah sebelumnya dilaksanakan pada tahun 2025.

“Program ini diharapkan dapat memberikan stimulus kepada masyarakat, membantu menstabilkan harga pangan, serta meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya, Jumat (13/3/26).

Menurtnya, kondisi stok beras nasional saat ini sangat aman. Hingga saat ini, stok beras nasional mencapai sekitar 3,9 juta ton dan diperkirakan akan meningkat hingga lebih dari 4,2 juta ton pada akhir Maret 2026,

“Angka ini merupakan stok tertinggi sepanjang sejarah Indonesia merdeka pada periode bulan Maret,” ujarnya.

Bulog juga memastikan ketersediaan komoditas pangan lainnya seperti minyak goreng program Minyakita, gula, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya yang didistribusikan ke seluruh wilayah Indonesia.

Wakapolri dalam arahannya menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah dilaksanakan secara serentak oleh 36 Polda dan sekitar 500 Polres di seluruh Indonesia dengan pusat kegiatan nasional di Polda Metro Jaya.

Secara nasional, dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah kali ini disalurkan sekitar 1.337 ton beras kepada masyarakat di berbagai daerah, disertai penyaluran kebutuhan pokok lainnya seperti gula, minyak goreng, tepung, dan bahan pokok penting lainnya.

Selain program pangan murah, ujarnya, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelayanan Bakti Kesehatan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian Polri dalam memberikan pelayanan yang lebih luas kepada masyarakat.

Kapolda Kepri juga menegaskan bahwa Polda Kepri akan terus mendukung berbagai program pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan serta memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah Kepulauan Riau.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying karena stok pangan dalam kondisi aman. Polri bersama pemerintah dan instansi terkait akan terus melakukan pengawasan distribusi serta menjaga stabilitas harga di pasaran,” jelasnya.

Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol. Nona Pricillia Ohei, mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian, ingin melihat peta kerawanan, atau mengajukan pengaduan, untuk menghubungi Call Center 110 atau menggunakan aplikasi Polri Super Apps yang dapat diunduh melalui Google Play atau App Store.

Kabidhumas Polda Kepri juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan QR Code Yanduan Bidpropam Polda Kepri.

“QR Code Yanduan ini sebagai sarana penyampaian pengaduan terkait pelayanan maupun perilaku anggota Polri di wilayah hukum Polda Kepri,” ungkapnya.(Pindo/red)

scroll to top