Nyaris Mandi Darah! Rebutan Sesuatu Berujung Saling Tantang Pakai Sajam Antar-Keluarga Di Sokaraja

IMG_20260521_082647.jpg

Banyumas – Nyaris Mandi Darah! Rebutan Sesuatu Berujung Saling Tantang Pakai Sajam Antar-Keluarga Di Sokaraja

Ketegangan hebat sempat mencekam Desa Karangkedawung, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, pada Rabu (20/5/2026) siang.

Sebuah perselisihan internal keluarga nyaris berujung petaka ketika kedua belah pihak yang tersulut emosi mulai mempersenjatai diri dengan senjata tajam (sajam).

Beruntung, gerak cepat jajaran Polresta Banyumas berhasil menggagalkan potensi pertumpahan darah tersebut.

Malapetaka ini berhasil dicegah berkat laporan kilat warga ke layanan telepon Humas Polresta Banyumas sekitar pukul 13.00 WIB.

Menerima informasi darurat dari Kasi Humas Kompol Siti Nurhayati, Kapolsek Sokaraja AKP Wawan Dwi Leksono bersama tim Bhabinkamtibmas dan Reskrim yang sedang berpatroli langsung tancap gas ke lokasi kejadian.

Berakhir Damai Tanpa Darah

Setibanya di lokasi, polisi tidak memilih jalur represif, melainkan langsung memasang badan sebagai penengah lewat pendekatan persuasif.

》Mediasi Dingin:
Petugas berhasil meredam amarah
kedua belah pihak dan meminta mereka
menurunkan senjata tajam.

》Musyawarah Mufakat:
Di hadapan perangkat desa, kedua pihak
akhirnya luluh, menyadari kekeliruan
mereka, dan sepakat berdamai secara
kekeluargaan.

“Kami mengapresiasi masyarakat yang cepat memberikan informasi. Laporan cepat seperti ini sangat membantu kami mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkap Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Petrus P. Silalahi.

Kapolresta juga mengingatkan warga agar tidak mudah terpancing emosi dan selalu mengedepankan toleransi serta musyawarah dalam menyelesaikan setiap masalah.

Berkat aksi responsif aparat dan kedewasaan warga, Desa Karangkedawung yang sempat tegang kini kembali kondusif.(Redaksi swanara)

scroll to top