Menteri Bappenas Rachmat Pambudi Bersama Badan Gizi Nasional Melakukan Peninjauan SPPG Di Dua Lokasi

meumah7laqrd7wo-scaled.jpeg

Banyumas – Menteri Bappenas Rachmat Pambudi bersama Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan peninjauan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dapur pelayanan di dua lokasi. Yakni di dapur Sultan Agung, Karang Klesem 2 Kecamatan Purwokerto Selatan, serta di Desa Kutasari, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jumat (23/1/2026).

Kedua pejabat tersebut memeriksa satu per satu prosedur pengolahan makanan, higienitas bahan, serta hasil olahan makanan. Pemeriksaan juga meliputi kelengkapan sarana, relawan yang berasal dari sekitar dapur dan aspek pendukung lainnya.

Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional (BGN), Tigor Pangaribuan, mengatakan bahwa dua dapur yang diperiksa memiliki sistem kerja yang baik. Sesuai dengan prosedur yang ada di BGN.

Selain itu, terdapat relawan yang berasal dari sekitar dapur, menu yang memenuhi standar gizi. Kemudian prosedur yang jelas, serta tingkat higienitas yang tinggi.

Tigor menambahkan, pemeriksaan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Banyumas. Dilakukan guna memastikan program tersebut berjalan dengan baik, termasuk dari segi penyediaan makanan bagi masyarakat yang berhak menerima.

“SPPG Kutasari dan Karang Klesem ini sudah bagus. Kelayakan tempat dan seluruh peralatan memadai, standar gizinya baik, menu higienis, serta yang terpenting memberdayakan relawan di sekitar dapur,” ungkapnya.

Mitra SPPG Dapur Karang Klesem dan Kutasari, Imarotun Noorhayati mengatakan bahwa dapur yang dikelolanya telah mengikuti aturan dan standar prosedur yang ditetapkan oleh BGN, mulai dari pengelolaan, keamanan pangan, kebersihan, pendistribusian, hingga pelibatan relawan yang berada di sekitar dapur.

Dirinya menjelaskan, dapur di Karangklesem melayani 3058 porsi makan setiap hari, sedangkan dapur di Desa Kutasari melayani sebanyak 2.500 porsi. Sasaran program ini meliputi anak sekolah, ibu hamil, dan balita.

“Kami tentunya merasa terhormat dan senang karena dapur yang kami kelola didatangi langsung oleh Pak Menteri dan BGN. Hasil penilaiannya juga baik dan sesuai dengan standar yang ditetapkan,” kata Imarotun.

Pada waktu yang sama, namun di lokasi berbeda di wilayah Banyumas, Cilacap, dan Purbalingga, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan juga melakukan pemantauan pelaksanaan program MBG. Kegiatan tersebut meliputi kunjungan ke sekolah-sekolah hingga ke Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTUHPT) Baturraden untuk memantau ketersediaan susu sapi.(Redaksi swanara)

scroll to top