Oleh : Ibnu Hajar Mahbub
Setelah menikah kira-kira 50 tahun, setelah mengalami masa _menapause_ yang lama, setelah Nabi Ibrahim kembali dari kunjungannya ke Mekkah yang ketiga kali dan setelah Siti Sarah berusia _*91 tahun dan Nabi Ibrahim berusia 106 tahun*_ akhirnya Siti Sarah mengandung.
Setelah kandungannya berusia 9 bulan, Siti Sarah kemudian melahirkan putra pertamanya dari Nabi Ibrahim. Anak tersebut kemudian diberi nama *_ISHAK yang berarti tertawa bahagia_*.
Pemberian nama _Ishak_ berawal dari peristiwa yang terjadi sebelumnya ketika Nabi Ibrahim kedatangan tiga tamu Malaikat, menurut riwayat lain 12 Malaikat. Ketiga tamu tersebut adalah _*Malaikat Jibril, Malaikat Mikail, dan Malaikat Isrofil*_
Tamu-tamu tersebut mengabarkan bahwa dalam beberapa waktu berselang Siti Sarah akan melahirkan seorang anak. _*Siti Sarah tertawa bahagia bercampur heran mendengar kabar tersebut karena dirinya merupakan perempuan yang mandul (ajuuzun aqiim/عجوز هفيم) (QS Ad-Dzariyat : 29)*”_
Sebetulnya sebelum kedatangan tiga Malaikat tersebut, Siti Sarah merasa bahwa ia adalah seorag wanita yang mandul. Karena sampai sepuhpun ia tidak kunjung memiliki keturunan. Kondisi ini pula yang menyebabkan ia menyuruh Nabi Ibrahim untuk menikahi Siti Hajar agar memilki keturunan. Dari pernikahannya dengan Siti Hajar, tidak lama kemudian dia dikaruniai seorang anak yang bernama _*Ismail*_.
Setelah kelahiran Nabi Ismail, Nabi Ibrahim kemudian berdoa kepada اَللّهُ ﷻ agar mengaruniakan putera dari rahim Sarah. Karena Sarah adalah seorang perempuan yang juga taat kepada اَللّهُ ﷻ. Hal ini terbukti dengan reaksi Siti Sarah seperti bunyi ayat dalam _Surat Adz-Dzariyat ayat 29_ yang tertawa bahagia penuh keheranan ketika mendengar kabar bahwa اَللّهُ ﷻ akan mengaruniakan kepadanya seorang putra yang alim.
_*Ketika daerah Sodom dan Gomoroh Yordania digoncang oleh gempa bumi dahsyat yang terjadi akibat perbuatan yang dilakukan oleh Kaum Nabi Luth dengan perilaku LGBT dan perbuatan sodomi, Nabi Ibrahim pindah dari Hebron menuju Bersyeiba (Palestina Bagian Selatan) kira-kira 65 km di sebelah barat Sodom, Yordania*_.
_*Nabi Ibrahim kini memiliki dua putra yaitu Nabi Ismail yang tinggal di Mekkah dan Nabi Ishak yang tinggal bersama ibunya, Siti Sarah untuk beberapa bulan di Besyerba*_.
_*Nabi Ibrahim kemudian berdoa : Ya Alloh, aku berdoa untuk keselamatan dengan firman-Mu yang sempurna dari mereka yang jahat dan iri serta dari mata yang keji, berbahaya, dan dengki*_”.
_*Walaupun Nabi Ibrahim mempunyai putra yang taat dan patuh pada perintah اَللّهُ ﷻ, namun keduanya yaitu Nabi Ismail dan Nabi Ishaq tidak pernah berjumpa secara fisik karena sampai akhir hayatnya, Nabi Ismail tinggal di Mekkah dan Nabi Ishak tinggal di Palestina*_.
_*Empat puluh tahun setelah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail membangun Masjidil Haram (Ka’bah) di Mekkah. Nabi Ya’qub putra Nabi Ishak kemudian membangun Masjidil Aqsho di Palestina*_.
Nabi Ishaq wafat pada usia 180 tahun, beliau dimakamkan di Palestina berdekatan dengan makam Nabi Ibrahim dan Siti Sarah.
والله اعلم بالصواب
*꧁ঔ💧💧💧ι꧁ঔ
Pondok Aren,
Senin, 08 Juni 2026
22 Dzulhijjah 1447 H
_Bersambung_…
