Kapolres Bantul Hadiri Jagongan Kalurahan se-Kapanewon Pleret Kegiatan Jagongan Kalurahan se-Kapanewon

Bantul – Acara ini berlangsung penuh keakraban dan semangat kebersamaan, dihadiri oleh berbagai tokoh dan unsur pemerintahan serta masyarakat setempat.

Hadir dalam acara tersebut antara lain Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kalurahan, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil DIY, KPH. Yudanegara, Ph.D; Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Indonesia; Bupati Bantul, H. Abdul Halim Muslih; Kapolres Bantul, AKBP Bayu Puji Hariyanto; Kajari Bantul, Kristanti Yuni Purnawanti; Kepala Otoritas Jasa Keuangan DIY, Eko Yunianto; serta pejabat OPD dan tokoh masyarakat setempat.

Acara diawali dengan sambutan dari Lurah Wonokromo, Machrus Hanafi S.Ag., yang menyampaikan rasa syukur dan harapan agar kegiatan ini dapat mempererat tali silaturahmi serta menjadi wadah untuk mendapatkan bimbingan dalam menjalankan tugas di wilayah masing-masing. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan dalam penyambutan dan mengajak semua pihak untuk menyelesaikan berbagai permasalahan secara musyawarah dan penuh semangat kebersamaan.

Selanjutnya, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Bantul, Hermawan Setiaji SIP MH, menyambut baik kehadiran Gusti Yuda dan berharap kehadirannya mampu menjadi motivasi bagi aparat pemerintahan desa dan kalurahan di Bantul untuk terus berinovasi dan berkreasi.

Dalam sesi diskusi, berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dibahas secara terbuka. Salah satunya adalah soal alih fungsi tanah dan pinjaman daring yang diangkat oleh perwakilan warga Wonokromo. Kepala OJK dan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Daerah (Dispertaru) DIY memberikan penjelasan terkait pinjaman daring berizin serta proses pengajuan izin tanah, sekaligus mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap layanan pinjaman daring ilegal yang berpotensi merugikan.

Selain itu, permasalahan pengelolaan sampah dan pemanfaatan tanah kalurahan turut menjadi perhatian.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DIY menegaskan pentingnya sinergi antara pengelolaan sampah dari hulu ke hilir serta perlunya edukasi kepada masyarakat agar terbiasa memilah sampah.

Sementara itu, Dinas UMKM menyarankan agar pengembangan koperasi dan pemanfaatan tanah kalurahan lebih difokuskan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa bergantung pada pinjaman modal yang berisiko.

Bupati Bantul, H. Abdul Halim Muslih, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung inovasi dan solusi yang diusulkan masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa lurah dan pamong adalah ujung tombak pembangunan yang harus mampu menghadapi berbagai tantangan dengan tetap berpegang pada aturan dan regulasi yang berlaku.

Kapolres Bantul, AKBP Bayu Puji Hariyanto, turut menyampaikan imbauan terkait keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadan, termasuk larangan petasan dan balap liar.

Ia juga menginformasikan bahwa Polres Bantul akan menggelar berbagai kegiatan positif, seperti drag bike, sebagai wadah menyalurkan minat masyarakat secara aman dan tertib.

Kegiatan jagongan ditutup dengan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, menunjukkan bahwa komunikasi terbuka dan musyawarah mampu menjadi solusi terbaik dalam menyelesaikan permasalahan di tingkat kalurahan.

Kegiatan ini membuktikan bahwa dengan semangat kebersamaan dan komunikasi yang efektif, berbagai tantangan pembangunan di Bantul dapat diatasi bersama demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik.(Redaksi swanara)

scroll to top