Banyumas – Akses jalan menuju Desa Pajerukan Kecamatan Kalibagor Kabupaten Banyumas saat ini dalam kondisi rusak parah tepatnya di RT 2 Rw 2.
Warga desa mengeluhkan buruknya infrastruktur ini, namun hingga kini belum ada perhatian serius dari pihak pemerintah daerah.
Kerusakan jalan ini meliputi jalan berlubang, permukaan yang penuh dengan batu lepas, sehingga sulit dilalui kendaraan.
Kondisi ini berdampak signifikan pada aktivitas warga. Para petani kesulitan membawa hasil panen ke pasar terdekat karena akses jalan yang buruk.
Kepala Desa Pajerukan Slamet melalui Sekdes Pajerukan Budiman mengatakan saat ini akses jalan dari desa Petir ke Balai Desa Pajerukan mengalami rusak parah tepatnya di RT 2 Rw 2.
Menurutnya banyak rabat yang jebol akibat intensitas hujan yang tinggi. Akses jalan dari Desa Petir ke Balai Desa Pajerukan juga terhambat akibat jalan berlubang yang hingga saat ini belum teratasi.
“ Untuk saat ini, hanya kendaraan roda dua dan pejalan kaki yang bisa melewati ruas jalan ini. Roda empat dan roda dua agak susah dan harus berhati – hato,” kata Budiman Sekdes Pajerukan Kepada Swanara Rabu 21 Januari 2026 di Balai Desa Pajerukan.
Kades Pajerukan , perangkat Desa dan warga desa berharap pemerintah Kabupaten Banyumas segera turun tangan memperbaiki akses jalan yang vital ini.
Menurut mereka, kerusakan jalan tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga berdampak pada perekonomian.
Kades Pajerukan Slamet melalui Sekdes Pajerukan Budiman juga menghimbau warga yang akan keluar ataupun menuju Desa Peto Atau ke Balai Desa Pajerukan untuk selalu berhati-hati saat melintasi jalan tersebut.
“Bagi masyarakat Pajerukan Kecamatan Kalibagor Kabupaten Banyumas ataupun masyarakat yang hendak melintasi jalan ini supaya selalu berhati-hati karena kondisi jalannya memang tidak nyaman untuk dilalui,” ujarnya.
Dengan kondisi ini, warga Desa Pajerukan berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki akses jalan, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempermudah mobilitas mereka.
Jalan yang baik tidak hanya akan mendukung perekonomian lokal tetapi juga memberikan akses yang lebih mudah ke layanan kesehatan, pendidikan, dan kebutuhan dasar lainnya.(Redaksi swanara)

