BEKASI – Suasana di Satpas SIM Polres Metro Bekasi Kota pada Jumat (10/4) siang tampak berbeda. Di tengah antrean masyarakat yang sedang mengurus administrasi berkendara, hadir tim dari Itwasda Polda Metro Jaya yang dipimpin langsung oleh Kombes Pol Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si.
Bukan sekadar kunjungan formal, kehadiran Auditor Madya TK. III beserta lima personelnya ini membawa misi penting: memastikan senyum masyarakat tetap terjaga saat mengakses layanan publik Polri.
Kegiatan supervisi ini merupakan tindak lanjut nyata atas rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI) terkait peningkatan kualitas pelayanan publik sektor lalu lintas.
Polri menyadari bahwa transparansi bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan kepuasan yang dirasakan langsung oleh warga di lapangan.
Dimulai pukul 12.30 WIB hingga selesai, tim melakukan peninjauan menyeluruh terhadap alur pelayanan. Beberapa poin utama yang menjadi fokus antara lain:
Transparansi Biaya: Memastikan tidak ada celah bagi praktik pungli.
Kecepatan Layanan: Memangkas birokrasi yang berbelit demi kenyamanan pemohon SIM.
Fasilitas Publik: Memastikan sarana prasarana pendukung memadai bagi lansia, penyandang disabilitas, dan ibu menyusui.
Komitmen Melayani dengan Hati
Langkah ini menjadi bukti bahwa Polda Metro Jaya terus membuka diri terhadap masukan dari lembaga eksternal seperti KPK demi transformasi Polri yang lebih Presisi. Harapannya, Satpas SIM Polres Metro Bekasi Kota dapat menjadi role model pelayanan publik yang modern, humanis, dan berintegritas tinggi.
Dengan pengawasan yang ketat dan berkelanjutan, diharapkan citra kepolisian sebagai pengayom masyarakat semakin kuat, seiring dengan meningkatnya kepercayaan publik terhadap birokrasi yang bersih dan melayani.(Redaksi swanara)
