HIKMAHNYA ISA BIN MARYAM DAPAT BERBICARA KETIKA BAYI

Seorang Yahudi pernah bertanya kepada RasuLuLLoh ﷺ : “Wahai Muhammad, apakah di dalam _Lauhul Machfud_ engkau telah ditetapkan sebagai seorang Nabi sebelum diciptakan”?

RasuLuLLoh ﷺ menjawab : “Ya”.

Yahudi itu bertanya lagi : “Apakah sahabat-sahabatmu itu juga telah ditetapkan bersamamu sebelum mereka diciptakan : ?

RasuLuLLoh ﷺ menjawab : “Ya”.

Yahudi itu bertanya lagi : “_*Kalau begitu, kenapa engkau tidak berbicara bahwa engkau adalah seorang nabi saat engkau dilahirkan dari rahim ibumu, sebagaimana Isa bin Maryam berbicara saat dilahirkan dari rahim ibunya”*_ ?

RasuLuLLoh ﷺ menjawab :”_*Sesungguhnya urusanku tidaklah sama dengan Isa bin Maryam, اَللّهُ ﷻ telah menciptakannya dari seorang ibu tanpa seorang bapak, sebagaimana Dia telah menciptakan Adam tanpa seorang bapak dan seorang ibu. Dan seandainya Isa ketika keluar dari rahim ibunya tidak berbicara, maka ibunya tidak memilki hujjah di hadapan manusia tatkala dia datang dengan membawa anaknya tanpa seorang bapak. Oleh karena itu, اَللّهُ ﷻ menjadikan bicaranya Isa sebagai hujjah bagi ibunya bahwa Siti Maryam tidaklah sehina seperti yang dituduhkan oleh orang-orang Yahudi”*.

Atas hujjah yang disampaikan oleh RasuLuLLoh ﷺ tersebut, si Yahudi tidak dapat berbicara lagi, seolah-olah membenarkan apa yang disampaikan oleh RasuLuLLoh ﷺ.

والله اعلم بالصواب

Drs Ibnu Hajar M.Si Alumni Pondok Pesantren Tebuireng 1980

Drs Ibnu Hajar M.Si
Alumni Pondok Pesantren Tebuireng 1980


Pondok Aren
Kamis, 19 Desember 2024
17 Jumadil Akhir 1446 H

scroll to top