Lecehkan Wanita, Sekdis Perukim Kabupaten Nias Utara Terancam Dipolisikan

IMG-20260226-WA0160.jpg

Kabupaten Nias Utara —Swanara.com –  Diduga pelecehan verbal terhadap seorang perempuan muda mengguncang lingkungan birokrasi daerah. Seorang gadis berusia 24 tahun berinisial TL mengaku menjadi korban tindakan tidak pantas yang diduga dilakukan oleh oknum Sekretaris Dinas Perumahan dan Permukiman setempat berinisial NL.

 

Peristiwa tersebut diduga terjadi melalui percakapan di aplikasi WhatsApp beberapa waktu lalu.

 

Menurut pengakuan korban, terduga pelaku secara langsung mengajak korban melakukan hubungan intim. Bahkan, pelaku disebut memilihkan hotel yang dianggap aman untuk melancarkan niatnya.

 

Tak berhenti di situ, pelaku juga diduga menyeret nama atasannya untuk meyakinkan korban. Ia menyebut korban akan ditemani langsung oleh pimpinan dinas jika bersedia ikut karaoke dan dugem bersama.

 

“Pimpinan saya akan ikut ngumpul bersama kita kalau kita karaokean di sana,” ujar korban menirukan bujuk rayu pelaku.

 

Pihak keluarga korban memastikan kasus ini tidak akan dibiarkan begitu saja. AL, paman korban, menegaskan bahwa mereka tengah menyiapkan langkah hukum serius.

 

“Kami menilai ini pelecehan yang tidak bisa ditoleransi. Bukti sudah cukup untuk membuat pengaduan kepada penegak hukum dan KBN Regional VI Medan. Saat ini kami masih konsultasi dengan kuasa hukum,” tegas AL kepada awak media, Kamis (26/02/2026)

 

Keluarga korban juga menutup peluang penyelesaian damai. Menurut AL, terduga pelaku diketahui telah berkeluarga, sementara istrinya merupakan pegawai yang berdinas di Pemko Gunungsitoli.

 

“Tidak bisa damai. Dia sudah berkeluarga. Kalau masih lajang mungkin bisa dipertimbangkan jalan lain. Tapi ini sudah menyangkut kehormatan dan martabat keluarga,” tegasnya.

 

Kasus ini kini berpotensi bergulir ke ranah hukum dan memicu sorotan publik, terutama terkait etika pejabat serta tanggung jawab moral aparatur negara dalam menjaga integritas jabatan.

Untuk menyempurnakan informasi publik masih menunggu krarifikasi  kepada para pihak terkait pemberitaan ini, Redaksi swanara.com masih menunggu hak jawab “.

 

Redaksi/Tim.

scroll to top