Banyak Laporan Jalan Rusak Warga Tak Bisa Bedakan Mana Ruas Provinsi Mana Kabupaten

Semarang – Kepala Dinas PUPR Jateng, Henggar Budi Anggoro, menyebut kondisi jalan provinsi di Jawa Tengah sudah mantap 94,01 persen pada 2026.

Meski begitu, keluhan jalan rusak masih sering muncul di media sosial, yang ternyata mayoritas berasal dari jalan kabupaten/kota, desa, hingga jalan nasional, bukan kewenangan provinsi.

Henggar menilai banyak warga belum bisa membedakan status jalan, sehingga sering salah menyasar laporan.

Kudune rika sebagai dinas terkait semaure:

“Baik, akan saya tindak lanjuti aduan masyarakat terkait jalan di provinsi Jateng yang sudah rusak. Akan kami monitor mana yang menjadi tanggung jawab nasional, pemprov, pemkab dan tingkat desa, mohon doa’nya agar secepatnya dapat kami atasi”

Kenapa warga lapor ke pemprov karena rika kuwe ningkring nang nduwur sing duwe jabatan dan akses untuk koordinasi lintas divisi pemprov dan pemkab. Gunakan akses dan Jabatan Tersebut.(Redaksi swanara)

scroll to top