JAKARTA – Untuk memastikan standar keamanan tertinggi dalam penyelenggaraan kompetisi Championship 2025/26, Baharkam Polri mengadakan lokakarya khusus bagi seluruh Komite Penyelenggara Lokal (Local Organizing Committee – LOC) klub peserta.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Auditor Sispamobvitnas Madya Tk. III Kombes Pol Sigit Haryono, S.I.K., S.H., M.H., dan berlangsung di Lobby Meeting Room Hall-I.League Office, Menara Mandiri II, Jakarta, pada Senin (25/8/2025).
Lokakarya ini secara spesifik membahas materi penting mengenai penilaian risiko (risk assessment) dalam penyelenggaraan pertandingan olahraga. Kombes Pol Sigit menegaskan bahwa aspek ini adalah fondasi krusial untuk mencegah kerawanan selama kompetisi berlangsung.
“Risk assessment adalah instrumen penting, bukan sekadar prosedur administratif. Dengan perencanaan matang, kita bisa meminimalisasi potensi gangguan, baik terhadap pemain, ofisial, maupun penonton,” ungkapnya.
Kegiatan yang dimulai pukul 13.30 WIB ini dihadiri oleh perwakilan dari 20 klub peserta kompetisi, termasuk klub-klub ternama seperti Persipura Jayapura, PSMS Medan, Sriwijaya FC, PSS Sleman, hingga FC Bekasi City. Kehadiran penuh seluruh peserta menunjukkan komitmen bersama dalam menghadirkan pertandingan yang aman dan nyaman.
Acara berlangsung interaktif, diisi dengan sesi tanya jawab yang memberikan ruang bagi para perwakilan klub untuk berdiskusi langsung. Lokakarya ditutup dengan sesi foto bersama sekitar pukul 15.00 WIB, menandai komitmen bersama antara Polri dan klub peserta.
Kombes Pol Sigit menekankan bahwa keberhasilan penyelenggaraan kompetisi sepak bola tidak lepas dari kolaborasi erat antara penyelenggara dan aparat keamanan. “Dengan pemahaman bersama mengenai potensi risiko, kita bisa menyusun langkah mitigasi yang tepat. Inilah bentuk investasi kolektif demi kelancaran dan keberlangsungan Championship 2025/26,” pungkasnya.(Redaksi swanara)