Apel Pagi Gabungan Perwira Polresta Sleman Dipimpin Plh. Kapolresta

media1772082101.jpg

Sleman — Seluruh perwira Polresta Sleman melaksanakan apel pagi gabungan yang dipimpin oleh Plh. Kapolresta Sleman, Kombes Pol Roedy Yoelianto, pada pagi hari ini. Apel tersebut diikuti oleh para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, serta seluruh perwira di lingkungan Polresta Sleman.

Dalam arahannya, Plh. Kapolresta Sleman menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh anggota atas peningkatan kinerja yang semakin baik. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari kerja sama dan dedikasi seluruh personel dalam menjalankan tugas kepolisian.

Beliau juga menekankan pentingnya ketepatan pelaporan jumlah anggota. Setiap Komandan Regu diminta memastikan keberadaan anggotanya secara akurat guna menjaga koordinasi dan validitas informasi. Apel pagi disebut sebagai sarana penting untuk menyampaikan arahan pimpinan secara langsung agar seluruh anggota selalu memahami kebijakan dan perkembangan terkini.

Selain itu, Kapolresta menegaskan bahwa perwira sebagai unsur pimpinan harus mampu menjadi solusi dalam setiap permasalahan. Bagi Bintara yang memperoleh jabatan perwira, diharapkan memiliki tanggung jawab tinggi, kemampuan pemecahan masalah, serta jiwa keperwiraan yang kuat.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan hasil Zoom meeting dengan Wakapolri yang membahas berbagai kejadian akhir-akhir ini yang memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri, khususnya terkait pengawasan internal. Oleh karena itu, evaluasi dan peningkatan sistem pengawasan internal harus terus dilakukan.

Pembinaan anggota, lanjutnya, harus dimulai dari satuan paling bawah, terutama di tingkat Polsek. Setiap personel perlu dibekali pengetahuan dan keterampilan yang memadai, mulai dari hal-hal dasar hingga kemampuan teknis di lapangan.

Menanggapi dinamika di dunia maya, Kapolresta menyampaikan bahwa Polri tidak dapat membatasi komentar masyarakat. Namun, yang dapat dilakukan adalah bekerja secara profesional sesuai prosedur. Kepercayaan publik, menurutnya, akan terbentuk dari kinerja nyata di lapangan.

Di akhir arahannya, Kapolresta Sleman mengingatkan seluruh anggota untuk terus belajar dan memperdalam pemahaman terkait penanganan kasus serta ketentuan KUHP dan KUHAP yang baru. Personel juga diminta memahami secara jelas perbedaan konsep hukum seperti Overmacht, Noodweer, dan tindakan main hakim sendiri, agar tidak terjadi kesalahan dalam penggunaan kewenangan di lapangan.

Apel pagi gabungan tersebut berlangsung dengan tertib dan khidmat sebagai bentuk kesiapan Polresta Sleman dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.(D E.P)

scroll to top