Jakarta — Anggota Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru mengapresiasi kinerja Polri dalam mengamankan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di seluruh Indonesia.

Menurut politisi yang akrab disapa Gus Falah itu, pengamanan yang dilakukan secara terencana, humanis, serta bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan unsur masyarakat berhasil menciptakan rasa aman dan nyaman, baik bagi umat Kristiani yang menjalankan ibadah Natal maupun masyarakat yang merayakan pergantian tahun.
“Kehadiran aparat di ruang publik, rumah ibadah, pusat keramaian, jalur transportasi, hingga kawasan rawan menunjukkan komitmen negara dalam menjamin keamanan, ketertiban, dan kebebasan beribadah bagi seluruh warga,” ujar Gus Falah dalam keterangannya, Selasa (6/1/2026).
Gus Falah menilai langkah preventif, deteksi dini, serta respons cepat terhadap potensi gangguan keamanan patut diapresiasi karena mampu menjaga stabilitas nasional selama momentum penting tersebut. Hal ini dinilainya sebagai wujud nyata pengabdian aparat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Gus Falah berharap kinerja positif tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan demi mewujudkan Indonesia yang aman, damai, dan rukun dalam keberagaman.
“Apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Polri atas pengabdian tanpa lelah bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.
Diketahui, dalam Operasi Lilin 2025 sebanyak 146.701 personel gabungan Disiagakan untuk pengamanan masa Natal dan tahun baru. Personel itu terdiri atas 77.637 personel Polri, 13.775 personel TNI, dan 55.289 personel dari instansi terkait lainnya.
Selain itu, Polri Bersama personel gabungan juga mendirikan 2.903 posko yang terdiri atas 1.807 pos pengamanan, 763 pos pelayanan, dan 333 pos terpadu yang tersebar di seluruh wilayah. Posko-posko tersebut memberikan pelayanan pada 44.436 objek, antara lain gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, tempat wisata, maupun lokasi perayaan tahun baru.(Redaksi)
