Bandar Lampung, Swanara.com — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menerima audiensi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Keluarga Minang (IKM) bersama jajaran pengurus dan perantau Minang di Provinsi Lampung di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Kamis (11/06/2026).
Audiensi tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan keluarga besar perantau Minang dalam mendukung pembangunan daerah.
Ketua Umum DPP IKM, Andre Rosiade, menyampaikan bahwa IKM berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. Menurutnya, keberadaan IKM harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat perantau sekaligus menjaga hubungan yang erat dengan kampung halaman di Sumatera Barat.
“Kami memiliki prinsip di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Karena itu, IKM selalu berupaya berkolaborasi dan mendukung program-program pemerintah di daerah tempat kami berada,” ujar Andre.
Ia menjelaskan bahwa IKM selama ini aktif membantu masyarakat perantau dalam berbagai situasi, termasuk saat menghadapi kondisi darurat. Solidaritas dan kebersamaan yang kuat menjadi modal utama organisasi dalam melayani anggotanya di berbagai daerah di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Andre juga menyampaikan rencana pembangunan sekretariat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) IKM Lampung yang akan difungsikan sebagai pusat kegiatan organisasi sekaligus pusat pelayanan bagi masyarakat perantau Minang di Provinsi Lampung. Untuk mewujudkan hal tersebut, IKM berharap mendapatkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Lampung.
Menanggapi hal itu, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyambut baik kehadiran dan komitmen IKM dalam mendukung pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa masyarakat Minang bukan lagi sekadar kelompok perantau di Lampung, melainkan telah menjadi bagian penting dari perjalanan pembangunan provinsi tersebut selama puluhan tahun.
“Di Lampung tidak ada perbedaan antara masyarakat lokal dan pendatang. Siapa pun yang tinggal, berkarya, dan berkontribusi di Lampung adalah bagian dari keluarga besar Lampung,” ujar Gubernur.
Menurut Gubernur, masyarakat Minang telah memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui sektor perdagangan dan kewirausahaan.
“Saya melihat sendiri sejak kecil bagaimana masyarakat Minang berperan dalam aktivitas ekonomi di pasar-pasar. Kontribusinya sangat nyata dalam menggerakkan roda perekonomian Lampung,” katanya.
Terkait usulan pembangunan sekretariat DPW IKM Lampung, Gubernur menyatakan dukungannya, Ia juga mengajak IKM untuk terlibat aktif dalam berbagai program strategis Pemerintah Provinsi Lampung, terutama yang berkaitan dengan penguatan sektor pertanian, perdagangan, pengendalian inflasi, stabilisasi harga kebutuhan pokok, serta pengembangan dunia usaha.
“Kami ingin seluruh elemen masyarakat, termasuk IKM dan para pelaku usaha Minang di Lampung, terintegrasi dengan program-program pembangunan daerah. Kolaborasi ini penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung,” ujar Gubernur.
Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, mencerminkan eratnya hubungan antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan keluarga besar perantau Minang yang selama ini turut berkontribusi dalam pembangunan daerah.
(*)
