BREKING NEWS…..!!!! BUPATI CILACAP TERJARING OTT KPK

KPK_line-768x341-1.jpg

Cilacap – Bupati Kabupaten Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto mengonfirmasi kebenaran informasi penangkapan tersebut.

“Benar,” jawab Fitroh singkat saat ditanya mengenai kepastian kabar tertangkap tangannya bupati Cilacap dalam operasi tersebut.

Hingga saat ini, pihak KPK belum membeberkan secara rinci terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi apa yang menjerat sang bupati, siapa saja pihak lain yang turut diamankan, maupun barang bukti yang disita oleh tim penyidik di lapangan.

Akan tetapi, yang pasti Syamsul Auliya Rachman baru setahun menjabat Bupati Cilacap.

Dia dilantik secara resmi oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada 20 Februari 2025 lalu untuk masa jabatan 2025–2030.

Sesuai ketentuan KUHAP, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk melakukan pemeriksaan awal dan menentukan status hukum para pihak yang terjaring dalam operasi tangkap tangan ini.

Adapun empat hari lalu, tepatnya Senin (9/3/2026) malam, KPK juga melakukan OTT di Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu. Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri dan sejumlah pejabat ditangkap KPK.

Biodata singkat
Syamsul Auliya Rachman lahir pada 30 November 1989 di Cilacap. Syamsul lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tahun 2008.

Dia kemudian merampungkan S2 di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dan meraih gelar doktoral dari IPDN. Ia merupakan politisi PKB yang saat ini menjabat sebagai Bupati Cilacap periode 2025-2030.

Pada Pilkada 2024, Syamsul bersama Ammy Amalia Fatma Surya, terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Cilacap dengan perolehan 414.533 suara sah.

Syamsul diketahui memiliki banyak pengalaman di lingkungan birokrasi. Sebelum menjadi Bupati Cilacap, Syamsul merupakan Wakil Bupati Cilacap.

Ia juga pernah menjabat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Cilacap menjadi Kasubag Otonomi Daerah dan Kerja Sama pada Bagian Tata Pemerintahan selama tiga tahun, yaitu 2013-2016.

Syamsul juga pernah menjadi Kasi Trantibum di Kecamatan Kedungreja pada 2012-2013. Tak hanya itu, pada 2009-2012, Syamsul dipercaya menjadi ajudan Bupati Cilacap kala itu, yakni Tatto Suwarto Pamuji.(D.e.p)

scroll to top