Kapolres Bantul Hadiri Upacara Peringatan Hari Penegakan Kedaulatan Negara

WhatsApp-Image-2026-03-01-at-08.56.01.jpeg

Bantul – Pemerintah Kabupaten Bantul menggelar upacara peringatan Hari Penegakan Kedaulatan Negara di Lapangan Paseban, Bantul, Minggu (1/3/2026).

Upacara ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), personel TNI/Polri, pelajar, hingga berbagai komponen masyarakat lainnya.

Kapolres Bantul, AKBP Bayu Puji Hariyanto, S.H., S.I.K., M.H., turut hadir dalam upacara tersebut bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bantul. Kehadiran Kapolres semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menjaga kedaulatan dan persatuan bangsa.

Upacara diawali dengan penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjasa dan berkorban demi kemerdekaan Indonesia. Momen ini menjadi refleksi sejarah sekaligus pengingat akan pentingnya menjaga kedaulatan yang telah diraih melalui perjuangan panjang.

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, bertindak sebagai pembaca amanat dari Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X. Dalam amanatnya, Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan bahwa tantangan kedaulatan di era kontemporer semakin kompleks. Dinamika geopolitik global, ketergantungan ekonomi antarnegara, serta transformasi digital menuntut pemaknaan kedaulatan yang lebih luas.

“Kedaulatan tidak cukup dimaknai sebagai penguasaan wilayah, melainkan sebagai kapasitas mengelola perubahan secara mandiri dan bermartabat,” tutur Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam amanatnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa penegakan kedaulatan di era modern menuntut tata kelola pemerintahan yang berintegritas, kebijakan berbasis data, serta keberanian mengambil keputusan strategis demi kepentingan bangsa.

Di Daerah Istimewa Yogyakarta, kedaulatan juga memiliki dimensi budaya yang mendalam. Nilai keistimewaan dimaknai sebagai amanah sejarah untuk menghadirkan kepemimpinan beradab dan pembangunan yang berkeadilan.

Pada akhir amanat, Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan bahwa konsistensi menjadi kunci penegakan kedaulatan negara saat ini. Hal tersebut harus tercermin dalam politik, ekonomi, sosial, serta pertahanan keamanan, yang pada akhirnya bermuara pada kebijakan yang berpihak pada kemaslahatan rakyat.

Upacara peringatan Hari Penegakan Kedaulatan Negara ini diharapkan dapat memupuk semangat nasionalisme dan patriotisme di kalangan masyarakat Kabupaten Bantul, serta memperkuat komitmen untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (Yanto/red)

scroll to top