Bantul – Peristiwa tragis menimpa seorang pria berinisial WM (42), warga Patalan, Jetis, Bantul. Korban ditemukan meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik di rumah yang tengah dibangunnya di Dusun Kedon, Kalurahan Sumbermulyo, Kapanewon Bambanglipuro, Bantul, pada Jumat (27/2/2026) sore.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengonfirmasi kejadian tersebut. Berdasarkan laporan, peristiwa memilukan ini pertama kali diketahui sekira pukul 15.30 WIB oleh istri korban sendiri.
Kejadian bermula saat istri korban, SM, mencoba menghubungi suaminya berkali-kali melalui telepon seluler, namun tidak mendapatkan respons. Merasa khawatir, SM memutuskan untuk mendatangi lokasi proyek rumah yang sedang mereka bangun di Dusun Kedon.
“Sesampainya di lokasi, saksi mendapati korban sudah dalam posisi terbujur kaku di lantai. Saksi kemudian berteriak meminta tolong hingga mengundang kedatangan warga sekitar,” ujar Iptu Rita Hidayanto saat memberikan keterangan resmi, Sabtu (28/2/2026).
Dua orang saksi warga setempat, yang mendengar teriakan tersebut langsung menuju lokasi. Mereka mendapati korban masih memegang batangan hollow aluminium yang rencananya akan digunakan sebagai tiang lampu penerangan.
“Saksi Sunarjo segera mencabut kabel yang masih terhubung dan diduga kuat memiliki aliran listrik yang menyentuh tiang aluminium tersebut. Saat diperiksa, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa,” tambahnya.
Pihak Polsek Bambanglipuro yang menerima laporan segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama tim Identifikasi Polres Bantul dan tenaga medis dari Puskesmas Bambanglipuro.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis yang dilakukan oleh dr. Sulkhan dari Puskesmas Bambanglipuro, dipastikan bahwa korban meninggal dunia akibat sengatan listrik tegangan tinggi.
“Ditemukan luka bakar berupa lepuhan pada jari tangan kanan serta siku tangan kanan korban yang melepuh dan lecet. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban,” jelas Iptu Rita.
Pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah prosedural mulai dari olah TKP hingga pendataan saksi-saksi. Setelah dilakukan penjelasan oleh petugas, pihak keluarga menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah murni akibat kecelakaan kerja.
“Keluarga sudah menerima bahwa ini murni kecelakaan tersengat listrik. Jenazah korban langsung diserahkan kepada keluarga untuk dilakukan proses pemakaman,” pungkas Kasi Humas.
Polres Bantul mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dan berhati-hati saat berurusan dengan instalasi listrik, terutama saat menggunakan material berbahan logam yang mudah menghantarkan arus.
Sumber Humas Polres Bantul
Reporter hidayat
