MALANG – Pencarian terhadap Ockta Puji Raharjo (13), pelajar asal Desa Druju, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, terus dilakukan hingga hari keempat, Jumat (20/2/2026).
Korban sebelumnya dilaporkan hanyut terbawa arus irigasi saat hujan deras pada Selasa (17/2) siang.
Sejak pagi, tim gabungan kembali menyisir aliran sungai yang menjadi jalur hanyutnya korban. Penyisiran dilakukan dari lokasi awal kejadian hingga ke titik-titik kedung yang dinilai berpotensi menjadi tempat korban tersangkut.
Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar menegaskan bahwa upaya pencarian masih terus dimaksimalkan.
“Memasuki hari keempat, pencarian masih terus kami lakukan bersama tim gabungan. Penyisiran difokuskan di sepanjang aliran sungai dan titik kedung yang dicurigai,” ujar Bambang, Jumat (20/2).
Area pencarian juga diperluas hingga ke aliran Sungai Lesti sampai Dam Dusun Urung-urung, Desa Wonokerto. Tim gabungan terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, PMI, perangkat desa, serta relawan dan masyarakat.
Menurut Bambang, kondisi arus yang sempat deras akibat hujan menjadi kendala tersendiri dalam proses pencarian.
“Debit air sempat meningkat setelah hujan lebat, sehingga tim harus ekstra hati-hati saat melakukan penyisiran,” katanya.
Meski demikian, pencarian tetap dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi dari posko yang berada di Balai Dusun Desa Druju.
“Kami bersama tim gabungan akan terus melakukan pencarian sampai korban ditemukan. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan,” pungkasnya. (Redaksi)
