PALEMBANG — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Shandi Nugroho menekankan pentingnya integritas serta pelayanan publik yang berorientasi pada masyarakat dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Penegasan tersebut disampaikannya saat memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Mapolda Sumatera Selatan, Rabu (18/2/2026).
Upacara tersebut dihadiri Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, Irwasda Polda Sumsel Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, para Pejabat Utama (PJU), serta seluruh personel Polda Sumsel dari unsur Perwira Menengah (Pamen), Perwira Pertama (Pama), Bintara, Tamtama, hingga ASN Polri.
Dalam amanatnya, Irjen Pol Sandi Nugroho menyampaikan bahwa Upacara Hari Kesadaran Nasional merupakan momentum refleksi bagi seluruh personel Polri untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara. Ia menegaskan bahwa tugas Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat harus dilaksanakan secara profesional, humanis, serta berlandaskan integritas.
“Kita harus selalu ingat bahwa ‘juragan’ kita adalah masyarakat. Oleh karena itu, tingkatkan komunikasi yang baik, responsivitas, serta kehadiran yang humanis di tengah masyarakat guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Bumi Sriwijaya,” tegas Kapolda.
Menurutnya, kualitas pelayanan publik tidak semata-mata diukur dari kecepatan dan ketepatan dalam bertindak, tetapi juga dari sikap empati serta kemampuan membangun kepercayaan masyarakat. Hal tersebut dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga citra dan marwah institusi Polri.
Kapolda juga menekankan pentingnya kehadiran personel Polri di tengah masyarakat sebagai langkah preventif dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban. Dengan demikian, potensi gangguan kamtibmas dapat diminimalisasi secara berkelanjutan di seluruh wilayah hukum Polda Sumatera Selatan.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa arahan Kapolda merupakan instruksi yang harus dipedomani oleh seluruh jajaran, khususnya dalam meningkatkan kepekaan terhadap dinamika sosial yang berkembang di lingkungan masyarakat.
“Sesuai arahan Bapak Kapolda, setiap personel diwajibkan mengedepankan tindakan yang transparan dan akuntabel. Kami ingin memastikan setiap laporan maupun keluhan masyarakat dapat direspons secara cepat, tepat, dan profesional,” ujar Kombes Pol Nandang.
Upacara berlangsung dengan khidmat, diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, pengucapan Tribrata dan Catur Prasetya, pembacaan Panca Prasetya Korpri, serta ditutup dengan lagu Andhika Bhayangkara sebagai simbol kesetiaan dan pengabdian kepada negara.
Melalui peringatan Hari Kesadaran Nasional ini, Polda Sumatera Selatan berharap dapat terus menghadirkan pelayanan publik yang prima, guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh masyarakat Sumatera Selatan.(Redaksi swanara)
