LAMPUNG – Memasuki hari terakhir pelaksanaan Operasi Kepolisian Terpusat “Keselamatan Krakatau 2026”, kedepankan kegiatan sosialisasi dan edukasi secara humanis kepada pengendara pada Sabtu (14/02/2026) situasi dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali.
Kabid Humas Polda Lampung , Kombes Pol Yuni Iswandari menyampaikan bahwa operasi ini mengedepankan pendekatan humanis melalui Satgas Preemtif dan Preventif, namun tetap tegas dalam memberikan teguran kepada pengendara yang melanggar kasat mata.
Satgas Preemtif menjadi ujung tombak dengan melakukan ribuan aksi nyata di lapangan. Tercatat sebanyak 2.666 kegiatan penyuluhan telah dilaksanakan di ruang publik, termasuk sekolah dan terminal.
Program Police Goes to School juga menyentuh ke sekolah- sekolah untuk menanamkan budaya tertib sejak dini.
Pengawasan Ketat Jalur Rawan
Di sisi preventif, personel di lapangan telah melakukan kegiatan pengaturan dan patroli di jam-jam rawan.
Fokus utama juga tertuju pada angkutan umum dengan melakukan 152 pemeriksaan random terhadap pengemudi dan awak bus, serta 10 kali Ramp Check guna memastikan kelaikan kendaraan demi keselamatan penumpang.
Polda Lampung telah memetakan dan menyiapkan jalur alternatif sebanyak 128 skema rekayasa lalu lintas sebagai langkah awal kesiapan menjelang Operasi Ketupat 2026 mendatang.
Dalam kurun waktu tersebut, tercatat sebanyak 3.486 kasus pelanggaran lalu lintas. Sesuai instruksi pimpinan, Polri lebih mengedepankan sisi edukatif dengan memberikan 3.418 teguran simpatik kepada masyarakat.
Namun, tindakan tegas tetap dilakukan terhadap pelanggaran prioritas, antara lain:
1.295 pelanggar tidak menggunakan helm SNI, 60 kasus penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi (brong), 27 kasus pelanggaran Over Dimension & Over Loading (ODOL), 36 kasus kendaraan pribadi yang dijadikan angkutan umum (travel gelap).
Data Kecelakaan Lalu Lintas
Pada periode ini, dilaporkan terjadi 4 kejadian kecelakaan lalu lintas dengan total kerugian materiil mencapai Rp 10.700.000.
Dalam kejadian tersebut nihil korban jiwa (MD), dengan rincian 4 korban luka berat dan 2 korban luka ringan.
Polda Lampung menghimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan mengecek kondisi kendaraan sebelum bepergian.
Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab kita bersama untuk mewujudkan Lampung yang tertib dan aman.(Redaksi swanara)
