Medan – Apel kesiapan patroli skala besar dipusatkan di titik nol Kota Medan, tepatnya di Lapangan Merdeka, Jalan Pulau Pinang, Kecamatan Medan Barat, Sabtu (13/9/2025.
Apel yang diikuti oleh puluhan personel gabungan dari berbagai satuan fungsi ini dipimpin langsung oleh Wakapolrestabes Medan, AKBP Rudi Silaen. Dalam arahannya,
ia menekankan pentingnya persiapan, kesiapsiagaan, dan perubahan pola pikir dalam bertugas untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Selamat malam rekan-rekan. Dalam setiap pelaksanaan tugas, kita harus berpikir bagaimana untuk selalu menghasilkan produk yang baik.
Ini semua membutuhkan persiapan dan kesiapsiagaan penuh dari kita semua, ujar AKBP Rudi Silaen saat membuka apel.
Wakapolrestabes menyoroti teknis pelaksanaan patroli.
Ia menginstruksikan agar patroli tidak hanya sekadar berkeliling, tetapi harus dilaksanakan secara dialogis untuk membangun kedekatan dan simpati dari masyarakat.
Saya perintahkan para Kapolsek agar mengarahkan personelnya dalam pelaksanaan tugas patroli untuk melaksanakannya secara dialogis, tegasnya.
AKBP Rudi Silaen memberikan arahan teknis mengenai kecepatan kendaraan patroli dan cara berinteraksi.
Ia meminta personel untuk tidak terburu-buru saat berpatroli, meluangkan waktu untuk menyapa warga, dan selalu menjaga etika serta kesopanan.
Patroli itu salah satu tugas kita. Kalau tidak ada sesuatu hal yang mendesak, kecepatan patroli cukup 30 Km/jam, harus lambat. Berhenti, sapa masyarakat, ngobrol,
bangun simpatik masyarakat dengan cara bahasa yang enak, tidak arogan, dan kita harus sopan saat berkendara dengan mobil dinas, jelasnya.
Setelah memberikan arahan lengkap, Wakapolrestabes Medan secara resmi melepas para personel untuk melaksanakan patroli ke berbagai wilayah yang telah ditentukan di yurisdiksi Polrestabes Medan.
Setelah apel ini, silahkan berangkat sesuai objek patrolinya masing-masing. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan tetap utamakan keselamatan, tutupnya.
Kegiatan KRYD ini digelar secara rutin oleh Polrestabes Medan dan jajarannya sebagai upaya preventif untuk menekan angka kejahatan jalanan, seperti begal, geng motor, dan tindak kriminalitas lainnya, sekaligus untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga Kota Medan di malam hari.(Redaksi swanara)
