Grobogan – Sebagai bagian dari upaya pencegahan terhadap aksi premanisme dan pungutan liar (pungli), Polres Grobogan melakukan kunjungan dan sambang ke sejumlah perusahaan di wilayah hukumnya, Jumat (16/5/2025).
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk memastikan lingkungan kerja tetap aman, kondusif, dan bebas dari gangguan.
Sasaran sambang meliputi perusahaan-perusahaan industri, pergudangan, dan tempat distribusi barang yang dinilai memiliki potensi kerawanan terhadap aksi premanisme.
Dalam kunjungannya, petugas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada para petugas keamanan (satpam), serta karyawan agar tidak segan melapor jika menemukan praktik pemerasan, ancaman, atau bentuk intimidasi lainnya.
“Kami ingin memastikan perusahaan-perusahaan di Grobogan ini terlindungi dari oknum yang mencoba mengganggu atau mengambil keuntungan secara tidak sah,” kata Kasi Humas AKP Danang Esanto.
“Premanisme tidak boleh mendapat ruang,” imbuhnya.
Selain berdialog, pihak kepolisian juga melakukan pengecekan sistem keamanan internal perusahaan dan memberikan saran terkait peningkatan pengamanan, termasuk penggunaan CCTV, penerangan jalan, serta mekanisme kontrol akses.
Pihak perusahaan menyambut baik langkah yang diambil Polres Grobogan. Mereka menilai sambang ini bukan hanya menekan potensi premanisme, tapi juga memberikan rasa aman bagi seluruh karyawan dalam menjalankan aktivitas produksi maupun distribusi.
Polres Grobogan menegaskan akan terus meningkatkan patroli dan sambang ke lokasi-lokasi strategis, serta membuka kanal pelaporan masyarakat agar setiap indikasi gangguan keamanan bisa segera ditangani.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan kepada pelaku usaha, menciptakan iklim investasi yang aman, serta mendukung roda perekonomian lokal berjalan lancar dan produktif,” pungkas Kasi Humas Polres Grobogan.(Redaksi swanara)
